Recent Articles
Tampilkan postingan dengan label INTERNASIONAL ISLAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INTERNASIONAL ISLAM. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Maret 2015

GAME GAZA MAN ב- Google Play Store הפוך הפאניקה ישראל

Kamis, 19 Maret 2015 - 0 Comments

נצחון חמושים בעזה במלחמה נגד 51 הימים של ישראל באוגוסט האחרון יש המשיכה ל Google יצירתיים, כדי להפוך אותו משחק מרגש שאפשר להוריד ב - Google Playstore.

למרבה הצער, המשחק נאסר ההתנגדות הפלסטינית "ישראל" בחודש שעבר, גוגל סוף סוף משכה את משחקי עזה האדם. בדומה לכך, הדיווחים בעיתונות הפלסטיניים בטענה תזכיר, אלרסאלה, יום רביעי (17/03/2015).

ההחלטה התקבלה לאחר הלחץ הציוני הבינלאומי ארור Google באמצעי תקשורת שונים, כוללים מדיה חברתית, רדיו, וערוצי טלוויזיה בלווין.

ישראל לא יכולה לחצה, ברידג'ביו למסחר, הבעלים של המשחק, מתן ההצהרה, "אנו מעריכים את הלחץ הזה, ואנחנו חושבים שזה תיקון של טעות גדולה."

ברגע שהמשחק יוצא לאור, עזה אדם לקבל באופן מיידי התקפה מסיבית ו Google משך במהירות מ Google Playstore, רק 3 ימים אחרי המשחק יצא לדרך.

משחק אדם עזה שמציעה המוג'אהדין הפלסטיני שנושא נשק פשוט בהצלחה נגד הכוחות הציוניים "ישראליים" תוקפים עם מטוסי קרב, מסוקים, מזל"טים, טנקים וכלי נשק מתוחכמים אחרים.                                                                                                            

"תודה לאל, למרות שאיש המשחק אסר עזה, נצחון הפלסטיני על תקיפה" ישראל "בימים 51 בשנה שעברה יותר אמיתיים ממה שהוא במשחק," אמרה דעה netizen. (Arrahmah.com)
___
  הערה: היום משחק הרצועה אדם (2015/03/19 ניתן להוריד שוב בחנות Google Play.
 

GAZA MAN GAME on Google Play Store Make Panic Israel

Gaza militants victory in the war against Israel's 51-day last August have the allure for creative Google, to make it an exciting game that can be downloaded on Google Playstore.

Unfortunately, the game was banned Palestinian resistance "Israel" in the last month, Google finally pulled back the Gaza Man games. Similarly, the Palestinian newspaper reports citing MEMO, Al-Risala, Wednesday (17/03/2015).

The decision was taken after the international Zionist pressure blasted Google through various media, including social media, radio, and satellite television channels.

Israel could not pressed, Bridgeview For Trading , the owner of the game, giving the statement, "We appreciate this pressure, and we think this is a correction of a big mistake."

As soon as the game is published, Gaza Man immediately get massive attack and Google quickly pulled from Google Playstore, just 3 days after the game launched.

Gaza Man game featuring a Palestinian Mujahid who carries a simple weapon successfully against the Zionist forces "Israeli" attacking with fighter jets, helicopters, drones, tanks, and other sophisticated weapons.
"Thank God, even though the game Man banned Gaza, Palestinian victory over attack" Israel "in 51 days last year more real than what is in the game," said a netizen opinion. (Arrahmah.com)
___
* NB: Game Strip Man today (03.19.2015) can be downloaded again at the Google Play Store.

news sources from muslimina.blogspot.com

JEU GAZA MAN sur Google Play Store Faire Panic Israël

Gaza militants victoire dans la guerre contre 51 jours d'Israël Août dernier ont l'attrait pour l'art Google, pour en faire un jeu passionnant qui peut être téléchargé sur Google Playstore.

Malheureusement, le jeu a été interdit résistance palestinienne "Israël" dans le dernier mois, Google a finalement tiré vers l'arrière les jeux Man Gaza. De même, les rapports de journaux palestiniens citant MEMO, Al-Risala, mercredi (17/03/2015).

La décision a été prise après la pression sioniste internationale a fustigé Google à travers différents médias, y compris les médias sociaux, la radio et les chaînes de télévision par satellite.

Israël ne pouvait pas pressé, Bridgeview Pour négociation , le propriétaire du jeu, donnant la déclaration, "Nous apprécions cette pression, et nous pensons que ce est une correction d'une grosse erreur."

Dès que le jeu est édité, Man Gaza obtenir immédiatement attaque massive et Google rapidement tiré de Google Playstore, seulement trois jours après le match lancé.

Gaza Man jeu mettant en vedette un moudjahid palestinien qui porte une arme simple, avec succès contre les forces sionistes "israélienne" attaque avec des avions de combat, hélicoptères, drones, des chars et d'autres armes sophistiquées.

«Dieu merci, même si le jeu Homme interdit de Gaza, la victoire attaque palestinienne sur" Israël "dans 51 jours l'année dernière plus réel que ce est dans le jeu", a déclaré un avis internaute. (Arrahmah.com)
___
* NB: Jeu bande de Man aujourd'hui (19/03/2015) peut être téléchargé à nouveau le Google Play Store.
 

sources de muslimina.blogspot.com de presse

GAZA MAN di Google Play Store Bikin Panik Israel

Kemenangan pejuang Gaza dalam perang 51 hari melawan Israel Agustus tahun lalu memiliki daya pikat tersendiri bagi para kreatif Google, hingga menjadikannya sebuah game seru yang bisa diunduh di Google Playstore.

Sayangnya, game perlawanan Palestina itu dicekal “Israel” pada bulan lalu, Google akhirnya menarik kembali game Gaza Man. Demikian MEMO mengutip laporan koran Palestina, Al-Risalah, Rabu kemarin (17/3/2015).

Keputusan itu diambil pasca tekanan zionis internasional mengecam Google melalui berbagai media, termasuk media sosial, radio, dan saluran-saluran televisi satelit.

Tak kuasa ditekan Israel, Bridgeview For Trading, pemilik game tersebut, memberikan pernyataan, “Kami mengapresiasi tekanan ini, dan kami anggap ini koreksi dari sebuah kesalahan besar.”

Segera setelah game dipublikasikan, Gaza Man segera mendapatkan serangan masif dan Google lekas menariknya dari Google Playstore, hanya dalam 3 hari setelah game diluncurkan.

Game Gaza Man menampilkan seorang Mujahid Palestina yang mengusung senjata sederhana berhasil melawan pasukan zionis “Israel” yang menyerang dengan jet tempur, helikopter, drone, tank, dan senjata canggih lainnya.
“Alhamdulillah, meski game Gaza Man dilarang terbit, kemenangan Palestina atas serangan “Israel” pada 51 hari tahun lalu lebih nyata dari apa yang ada pada game itu,” demikian opini seorang netizen. (arrahmah.com)
___
*NB: Game Gaza Man hari ini (19/3/2015) sudah bisa didownload lagi di Google Play Store.

sumber berita dari muslimina.blogspot.com

Rabu, 18 Maret 2015

Berapa Luas Rumah Nabi Muhammad Saw ?

Rabu, 18 Maret 2015 - 0 Comments

Pernahkan Saudara Membayangkan Berapa Luas Rumah Nabi ??


Rumah Nabi SAW di madinah terletak di pojokan masjid nabawi, tepatnya di tempat yang sekarang dijadikan makam Nabi SAW. dan sebagai pengetahuan saja, bahwasanya semua nabi itu dikuburkan tepat dimana nabi itu meninggal dunia. termasuk Nabi Muhammad SAW. Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari Muslim: Bahwa suatu hari sayyidina Umar RA pernah menemui Nabi SAW. saat itu beliau SAW sedang berbaring di atas tikar kasar yang terbuat dari pelepah kurma. dengan berbantalkan kulit kasar yang berisi serabut ijuk kurma. melihat keadaan Nabi SAW yang seperti itu Umar RA pun menangis. Kemudian Nabi SAW bertanya: Mengapa engkau menangis?

Umar RA menjawab: "Bagaimana aku tidak menangis. Tikar ini membekas pada tubuhmu. Engkau adalah Rasulullah SAW, Utusan Allah SWT. kekayaanmu hanya seperti ini. sedangkan kisra dan raja lainnya hidup bergelimangkan kemewahan. Kemudian Nabi SAW menjawab: apakah engkau tidak rela jika kemewahan itu untuk mereka di dunia dan untuk kita di akhirat nanti?

Perlu anda ketahui, Rumah Beliau SAW sangat mungil sekali, jika diukur panjangnya tidak lebih dari 5 meter dan lebarnya hanya 3 meter. tinggi atap sekitar 2.5 meter, Masyaallah..

Hal utama yang menjadi patokan dalam menentukan luas rumah nabi adalah perkataan seorang sahabat Nabi Muhammad saw yang bernama Daud Bin Qais. Dalam kitab shohih adabul mufrod karya Imam Bukhori disebutkan bahwa Daud Bin Qais berkata: "Saya melihat kamar Rasulullah saw atapnya terbuat dari pelepah kurma yang terbalut dengan serabut, saya perkirakan lebar rumah ini, kira kira 6 atau 7 hasta, saya mengukur luas rumah dari dalam 10 hasta, dan saya kira tingginya antara 7 dan 8, saya berdiri dipintu aisyah saya dapati kamar ini menghadap Maghrib (Marocco)".

1 hasta jika diukur pake meter adalah 0.45 m, lihat di id.wikipedia.org/wiki/Hasta. Jika anda masih ragu lagi, silahkan datang ke makam Nabi Muhammad SAW di madinah dan ukur berapa luas makam nabi di madinah, tepatnya di pojokan masjid nabawi, dan tempat yang sekarang dijadikan makam itulah yang dulunya dijadikan rumah oleh Nabi muhammad SAW.

Nabi Yang Agung itu -Yang mana Allah SWT dan Para MalaikatNya juga memujinya- ternyata hidup dalam kesederhanaan, rumah beliau beralaskan tanah, dindingnya terbuat dari tanah liat, atapnya dari pelepah kurma dan di dalamnya hanya ada sedikit perabotan. Tak ada kasur dan bantal yang empuk, tak ada AC di musim panas maupun penghangat badan di kala musim dingin, tak ada sofa apalagi springbed.

Nabi Yang Agung itu juga tidak pernah makan sampai kenyang, Ibunda kita, Aisyah RA menceritakan bagaimana keseharian rumah tangga Nabi SAW, "Kami, keluarga Muhammad SAW selama sebulan pernah tidak menyalakan api (memasak) dan hanya memakan kurma secukupnya dan air".

Aisyah RA juga menceritakan bahwa Nabi SAW pernah datang kepadanya dan bertanya: "Apakah engkau punya makanan? Ia menjawab tidak, kemudian Beliau SAW berkata: Kalau begitu aku berpuasa". Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah RA "Rasulullah SAW meninggalkan dunia ini dan beliau tidak pernah kenyang dari gandum dalam satu hari, baik makan siang maupun makan malam"

Sebagai ilustrasi saya sertakan gambar untuk bisa memahami dan menghayati lebih jauh

Gambar Rumah Nabi
Gambar Rumah Nabi
Ya, Kira kira seperti pic diatas yang bisa menggambarkan keadaan Rumah Nabi SAW, Rumah seorang jendral, Pemimpin tertinggi, seorang Nabi yang Agung, Manusia termulia sepanjang zaman di dunia dan akhirat dan merupakan Satu satunya Nabi yang bisa memberikan syafa'at.

Dan perlu agan ingat, Nabi tidak hidup sendiri, nabi punya umat.. punya banyak sahabat, lebih dari ratusan ribu, dan banyak diantara mereka yang mengadukan masalahnya pada beliau SAW, tak bisa dibayangkan, bagaimana sibuknya nabi muhammad SAW dalam melayani umatnya, sedangkan beliau dan keluarganya sampai sebulan tidak pernah masak karena tidak punya sesuatu buat dimasak.

Andaikata Nabi Muhammad SAW meminta pada Allah SWT biar dikasih kekayaan yang melimpah seperti kekayaan Nabi Sulaiman, Allah SWT pasti tidak akan menolak permintaannya. Tapi beliau tidak pernah minta seperti itu pada Allah SWT,

bahkan pada sahabat-sahabatnya yang kaya raya pun beliau tidak pernah tamak dan dengki. hal ini mengajarkan pada kita bahwasanya kekayaan yang sesungguhnya adalah kekayaan hati, kekayaan harta benda di dunia tidak akan berarti apa apa jika kita tidak pandai mensyukurinya. berapa banyak manusia yang hartanya melimpah akan tetapi harga dirinya di mata manusia 0 besar. berapa banyak manusia yang dikaruniai harta yang melimpah, akan tetapi masih saja selalu tamak, rakus dan serakah dalam mencarinya.


Adakah pemimpin umat yang bisa mencontoh kesederhanaan beliau SAW?


Adakah umat beliau SAW yang bisa dan berani untuk meneledani kesederhanaan beliau SAW?

Sanggupkah kita untuk tidak mengeluh dan berputus asa dalam menjalani kehidupan ini?

ISIS dan al-Qaeda Bersatu Lawan Sekutu Amerika


ISIS dan al Qaeda Bersatu Lawan Sekutu Amerika
Kelompok ISIS dan al-Qaeda di Suriah dilaporkan telah bersatu untuk melawan sekutu AS. | (AP)
ALEPPO - Militan ISIS dan al-Nusra—cabang al-Qaeda di Suriah— sepakat bersatu untuk melawan sekutu-sekutu Amerika Serikat (AS) di Suriah. Kesepakatan itu dibuat awal November 2014.
  
Militan ISIS dan al-Qaeda, dalam kesepakatan itu bersedia mengakhiri permusuhan dan berjuang bersama untuk melawan pemberontak moderat Suriah dan pasukan Kurdi yang merupakan sekutu AS.

Laporan bergabungnya militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan al-Qaeda itu dilansir kantor berita AP, Jumat (14/11/2014). Dalam laporan yang mengutip pejabat oposisi Suriah, AP, melaporkan bahwa militan ISIS dan al-Qaeda telah melakukan pertemuan pada 2 November 2014 di Kota Atareb, sekitar 20  km sebelah barat Aleppo, Suriah.

Pertemuan rahasia itu, juga dihadiri militan Khorasan, militan al-Qaeda dari Afghanistan dan Pakistan, dan anggota kelompok pemberontak Suriah Ahrar al-Sham.

Al-Nusra dan kelompok ISIS sebelumnya saling serang selama lebih dari satu tahun untuk berebut kepemimpinan dalam upaya memerangi pasukan rezim Presiden Suriah, Bashar al-Assad.

Masih menurut laporan itu, faksi moderat di Suriah yang sudah dianggap lemah dan tidak terorganisir, sekarang akan menghadapi musuh yang jauh lebih kuat dari sebelumnya.

Seorang pejabat AS yang berbicara dalam kondisi anonim mengatakan kepada AP, bahwa meskipun tidak ada informasi yang kredibel mengenai bersatunya ISIS dan al-Qaeda, gencatan senjata antara dua kelompok militan di Suriah itu sangat mungkin.

Sementara itu, sumber kedua seorang komandan brigade Tentara Pembebasan Suriah yang didukung Barat, yang dikenal sebagai Abu Musafer, mengatakan, bahwa dia mengetahui jika anggota berpangkat tinggi dari al-Nusra dan ISIS memang bertemu pada 2 November 2014.

Menurutnya, ada dua kesepakatan dalam pertemuan rahasia itu. Pertama, menghentikan pertikaian antara al-Nusra dan ISIS. Kedua, semua kelompok militan bersama-sama membuka front atau perlawanan terhadap pejuang Kurdi di beberapa daerah di Suriah utara.

ISIS Bersumpah Bantu Palestina Lawan Kebiadaban Israel, Apabila ISIS Telah Berhasil Mengusir Pasukan Koalisi Amerika Serikat Dari Bumi Iraq & Syam, Palestina Harap Bersabar

 
Islamic State Iraq and Sham atau Negara Islam Irak dan Sham (ISIS) meminta Palestina untuk bersabar dengan perlawanan seadanya dari pejuang Hamas, ISIS menekankan bahwa pasukannya akan datang untuk melawan tindakan "barbar Yahudi".

Dilansir Ibtimes.com (July 30, 2014), Dalam pernyataan yang dirilis via akun Twitter yang berafiliasi dengan ISIS itu, menyatakan bahwa pembantaian Muslim benar-benar sedang terjadi di Gaza, Palestina.

"Adapun pembantaian yang terjadi di Gaza terhadap pria Muslim, perempuan dan anak-anak, maka Negara Islam (ISIS) akan melakukan segalanya dalam batas kemampuannya untuk terus menerobos setiap murtad yang berdiri sebagai penghambat di jalan menuju Palestina," kata kelompok itu.




 Pernyataan dari ISIS tampaknya menjadi respon terhadap kritik yang mempertanyakan mengapa kelompok dan pemimpinnya Abu Bakr al-Baghdadi tidak datang untuk mendukung Palestina.

Menjawab itu, kata pernyataan itu: "Ini bukan cara Negara Islam untuk melemparkan kata-kata kosong, kering dan munafik kecaman dan belasungkawa seperti 'tawaghit' Arab di PBB dan Liga Arab."

Para militan ISIS berjanji bahwa tindakan lebih keras daripada kata-kata.

"Ini hanya masalah waktu dan kesabaran sebelum (Negara Islam) mencapai Palestina untuk melawan orang-orang Yahudi barbar dan membunuh orang-orang dari mereka bersembunyi di balik pohon Gharqad - pohon orang Yahudi," pernyataan itu menyimpulkan.









 Konflik Gaza sampai sekarang telah mengklaim lebih dari 1.242 jiwa dan setidaknya 7.000 terluka sejak perang antara Israel dan Hamas mulai, menurut Departemen Kesehatan Palestina, dilaporkan CNN. Meskipun peningkatan kecaman internasional atas konflik Israel tidak maupun Hamas siap untuk mengalah.

Menurut Israel National news, juru bicara ISIS Nidal Nuseiri menegaskan kembali bahwa prioritas kelompok itu menaklukkan "Bayt el-Maqdis" (Yerusalem) dan menghancurkan Negara Israel. Dia mencatat bahwa itu adalah agenda utama "jihad" mereka.















 "Kelompok ini, bagaimanapun, sebelum mengambil Israel ingin melemahkan terus United State di negara-negara Arab; dan mengambil alih Irak, Suriah, Lebanon, Yordania dan mungkin Gaza," katanya.

Sementara ISIS telah menyebutkan bahwa dalam sebuah, video terbaru yang dirilis di YouTube kelompok pejuang Negara Islam telah dibentuk di Palestina. Dalam video tersebut, pejuang Negara Islam terlihat menembakkan roket ke wilayah Israel. Demikian International Bussines Times.

Minggu, 15 Maret 2015

Penganut Hindu Ini Putuskan Peluk Islam

Minggu, 15 Maret 2015 - 0 Comments


Shyam Singh, memilih Islam sebagai agama tanpa kelas
Shyam Singh, memilih Islam sebagai agama tanpa kelas

REPUBLIKA.CO.ID, MEERUT -- Sebulan yang lalu, dia menyebut dirinya Shyam Singh. Sekarang dia menyatakan dirinya "Azad" (dibebaskan). Pergantian nama yang tidak hanya bakal mengubah nasibnya, tetapi juga telah menunjukkan identitas barunya sebagai seorang Muslim.

Shyam, anggota komunitas Dalit Valmiki di Desa Moga, Meerut, India, masuk Islam dua pekan lalu. Sebagai orang dalit valkimi, Shyam merupakan anggota dari komunitas paling rendah di hierarki Hindu. Buruh tak bertanah, dan kerap menghiasi hari-harinya dengan membersihkan sampah hingga kotoran manusia.

Pertemuannya dengan Islam berawal dua pekan lalu, di saat situasi Meerut tak lagi kondusif untuk Dalit Valkimi seperti Shyam. Suatu ketika di bulan November, kebijakan pemerintah distrik Baghpat, Meerut melarang Shyam dan rekan-rekan sekastanya untuk masuk Kuil sekadar melakukan puja tradisional. Merupakan buah intimidasi dari kasta-kasta lain yang semakin menjadi-jadi.

"Apa gunanya menjadi seorang Hindu jika saya tidak bisa masuk kuil?" ujarnya seperti dilansir The Hindu, Ahad (15/3).

Sejak November itu pula, Shyam sebelumnya telah mengajukan petisi ke pemerintah setempat, termasuk Komisi Nasional untuk Kasta dan Suku Terjadwal, agar mencabut larangan terhadap kelompoknya untuk masuk kuil.

"Semua dari mereka ingin kita untuk tidak masuk Islam, namun tidak satupun dari mereka ingin kita untuk mendapatkan status yang sama di kalangan umat Hindu," ujarnya.

Akhirnya, Shyam memutuskan untuk memeluk Islam sebagai agama yang tidak mengenal kasta. Dalam waktu dekat, Shyam berencana untuk hijrah ke Nepal.

Selasa, 10 Maret 2015

Untuk Kamu Yang Ingin Mengenal ISIS, Inilah Mereka

Selasa, 10 Maret 2015 - 0 Comments

August 3, 2014



Mujahidin Khilafah Islam Buka Perbatasan Ninawa Dan Dohuk, Allahu Akbar! 1
Minggu – minggu ini sejak pemberitaan ISIS di televisi dan berbagai media cetak dan online, timbul pembahasan ISIS di dunia kampus dan sekolah-sekolah di Indonesia, bahkan sampai merambat ke dunia maya. Mereka bertanya apa sebenarnya ISIS itu. Ada yang bersikap acuh, dan ada yang menghindar dan tidak mau tahu, ada pula mencari sumber-sumber yang memberitakan tentang ISIS, dan ada pula yang serius ingin tahu lebih banyak tentang ISIS.

Stigma negatif yang dilontarkan media-media sekuler di televisi tidak membuat orang-orang kritis menjauh dari fakta-fakta yang ada. Justru hal itu menjadi daya tarik yang membuat penasaran semua orang, apakah sebenarnya yang terjadi.

Bila Daulah itu dhalim lagi aniaya atau khawarij atau ghuluw tentulah kaum muslimin membencinya tanpa butuh serangan media yang intensif terhadapnya, dan tentu kebencian mereka akan bertambah dengan adanya serangan media terhadapnya. Akan tetapi apa yang kita saksikan adalah sebaliknya, yaitu bertambahnya jumlah orang-orang yang membai’at Daulah dan para pendukungnya di berbagai belahan dunia, serta bermunculannya statemen-statemen pembelaannya dari banyak kaum muslimin dari berbagai belahan timur dan barat bumi, maka ini adalah dalil lain yang menunjukkan bahwa Daulah itu adalah thaifah manshurah yang mendapatkan bimbingan dengan karunia Allah, nikmat-Nya dan pemuliaan-Nya di mana Dia memasukan kecintaan kepada Daulah dan dukungan kepadanya di dalam hati makhluk-makhluk-Nya yang memiliki fithrah yang sehat, dan ia dibenci -dan memang pantas dibenci- oleh orang-orang kafir dan orang-orang munafiq.

Lalu sebenarnya apa ISIS itu, dimanakah mereka, berasal dari mana mereka, dan apa tujuan mereka. Ini sejumlah pertanyaan yang mungkin ada dibenak orang-orang yang mau berfikir dan mencari tahu tentang fenomena teraktual hari ini.

SEJARAH PERKEMBANGAN ISIS
Sebenarnya musuh-musuh Islam sangat dipusingkan dan disibukkan sekali -dan memang mereka pantas untuk sibuk- dengan perkembangan baru yang berbahaya yang muncul di front jihad Islamiy yang mereka sebut dengan “teror”, dan mereka dengan segala sarananya sangat berambisi untuk memerangi dan menghabisinya, yaitu perkembangan baru yang seorangpun dari mereka tidak mengira itu bisa terjadi atau mungkin terwujud pada dunia realita, yaitu Pendeklarasian tegaknya Daulah Islamiyyah yang dilakukan oleh sekelompok mujahidin di bumi Iraq, yang memiliki pemimpin yang sah dari Alu Al Bait dan dari keturunan Al Huseniy Al Fathimiy Al Qurasyiy Asy Syarif (Abu Umar Al Baghdadiy semoga Allah menerimanya), dan beliau memiliki menteri perang dan para pembantu lainnya, dan Al Qaidah Iraq-pun membai’at Daulah yang baru lahir ini dan bergabung dengannya serta berperang di bawah panjinya, dan Daulah ini diberikan tazkiyah oleh Pemimpin Al Qa’idah Iraq saat itu yaitu Abu Hamzah Al Muhajir -semoga Allah menerimanya- dan ia membai’atnya.

Maka para mujahidin di Iraq pada tahun 1427H yang bertepatan dengan tahun 2006M bersegera membentuk Daulah ini setelah berkumpulnya sejumlah faksi-faksi jihad di dalam payung perjanjian Hilfu Al Muthayyibin dan tercapailah pemilihan Abu Umar Al Huseniy Al Baghdadiy sebagai amir baginya, dan Daulah ini diberi tazkiyah oleh para pemimpin Qa’idatul Jihad di antaranya Syaikh Usamah Ibnu Laden rahimahullah wa taqabbalah, dan juga Al Mullaa Umar Mujahid hafidhahullah serta banyak pimpinan jihad di dunia ini

Maka Daulah ini disebut Daulah Islamiyah Iraq (ISI), ini merupakan ide cemerlang dari Syeikh Abu Mush’ab Az-Zaraqawi dan sejumlah tokoh jihad saat itu. Daulah didirikan agar orang-orang kafir tidak memetik buah hasil jihad para mujahidin yang ikhlas, Daulah Islamiyah dibentuk agar tidak adanya kesempatan bagi orang kafir untuk mendirikan negara sekuler berasas Demokrasi.

Namun di tahun yang sama, pada tanggal 20 mei 2006 telah dilantik Perdana Menteri pemerintah transisi Iraq, Nouri Al Maliki. Dia adalah seorang Syiah menjadi boneka Iran dan AS. Di saat itulah kaum muslimin Iraq hidup dalam diskriminasi Syiah, mereka tidak punya tempat berlindung ketika Syiah berkuasa, padahal disaat itu Syiah jumlahnya minoritas, namun dapat mengendalikan negara.

Bertempurlah antara Daulah Islamiyah Iraq dengan pemerintah boneka Iraq selama bertahun-tahun hingga hari ini. Pertempuran antara Haq dan Bathil akan senantiasa ada sampai hari ketetapan Allah tiba. Dan Daulah Islamiyah Iraq, bukanlah negara diatas negara, melainkan mereka mempunyai kekuasaan dan telah mendirikan Negara Islam. Sehingga negara bertempur dengan negara tidak dapat dihindari lagi dalam satu wilayah.

Kemudian Al Amir Abu Umar taqabbalah mengalami syahadah pada tahun 2010M setelah sejarah jihad yang cemerlang, dan kemudian dipilihlah Al Imam Abu Bakar Al Huseniy Al Baghdadiy hafidhahullah sebagai penggantinya, maka dengan karunia Allah beliau ini adalah sebaik-baiknya pengganti bagi sebaik-baiknya orang yang diganti sedang Allah-lah yang menilai, di mana di masanya telah meluas operasi-operasi penyerangan terhadap Rafidlah Iraq yang aniaya dan di zamannya banyak penjara yang dibebaskan,
DOWNLOAD SEJARAH ISIS DALAM BENTUK E-BOOK (Al-Mustaqbal Magazine Edisi 3 – 14 MB) : http://goo.gl/9l96KM

TERJADINYA PEMBANTAIAN SURIAH
Suriah dipimpin oleh Bashar Al Assad, presiden yang beragama Syiah Nushairiyah, yang berkuasa secara otoriter pada saat itu. Awal peristiwa pembantaian di Suriah dimulai pada Maret 2011. Masalah mulai timbul di kota Deraa, Syria. Penduduk setempat turun kejalan memprotes setelah 15 anak sekolah ditahan, dan dilaporkan mereka disiksa – Penduduk melakukan aksi anti pemerintah dengan membuat graffiti di dinding.
Aksi demo dimulai dengan damai, menyuarakan pembebasan anak-anak sekolah, dan memberikan kebebasan yg lebih luas pada rakyat. Pemerintah merespon aksi demo dengan murka, dan pada 18 Maret 2011, tentara melepaskan tembakan ke demontran, 4 orang tewas.

Hari berikutnya, mereka menembaki orang-orang yg sedang berkabung dipemakaman, menewaskan 1 orang. Masyarakat Suriah shock dan marah dengan apa yg telah terjadi dan kerusuhan menyebar diberbagai tempat di Syria.

Mulai dari peristiwa ini pembantaian terjadi oleh kaum muslimin Suriah, yang paling terkenal adalah peluncuran roket dengan muatan gas kimia pada tanggal 27 maret 2013 di kota Aleppo, 2.400 orang meninggal tak terkecuali dokter yang menolong pun turut syahid insha Allah. Hingga saat ini korban berjatuhan sampai 150.000 kaum muslimin meninggal dunia.

LAHIRNYA JABHAH AL NUSRAH

Di zaman kepemimpinan Syeikh Abu Bakar Al-Baghdadiy pada tahun 2011 terjadilah revolusi keluarga kita di Syam dan mereka meminta pertolongan kaum muslimin setelah Basysyar An Nushairiy (Bashar Al Assad, Presiden Syiah Suriah) semakin menjadi-jadi di dalam membunuhi mereka dan menghalalkan kehormatan mereka, maka Al Amir Abu Bakar bersegera menolong dan menyelamatkan mereka di mana beliau membentuk Jabhah Nushrah dan mengangkat Abu Muhammad Al Jaulaniy sebagai amirnya, dan beliau menyokongnya dengan separuh Baitul Mal dan senjata. Dan Jabhah Nushrah bisa menghadang banyak dari serangan-serangan (Basysyar) yang aniaya lagi bejat terhadap kaum muslimin mustadl’afin di Syam dengan karunia Allah.

Syaikh Al-Jaulani pada bulan Agustus 2011 berpindah tugas ke Suriah. Tepatnya, setelah 5 bulan dari awal revolusi. Ketika itu, jumlah mereka hanya tujuh atau delapan tentara Daulah, yang asli kelahiran Suriah.
Jabhah Nushrah itu adalah elemen yang menginduk kepada Daulah Islamiyyah saat itu dan di atas leher amirnya yaitu Al Jaulaniy juga ada bai’at kepada Amirnya yaitu Al Baghdadiy yang telah menyokongnya dengan segala hal yang menjadikan Jabhah ini bisa tetap hidup, eksis dan tegak. Ini adalah point penting sekali dan point pamungkas, dikarenakan pencari kebenaran akan membutuhkannya di dalam menyikapi kejadian-kejadian yang akan datang sesudahnya.

MASUKNYA DAULAH ISLAMIYAH IRAQ MENUJU SURIAH

Setelah tiga tahun bara api revolusi menyala di bumi Suriah, pada tahun 2013 Daulah Islam Iraq memproklamirkan perluasan wilayahnya di Suriah menjadi Daulah Islam Iraq dan Syam (ISIS). Melalui pesan audio Amirul Mukminin Syaikh Al Jalil Abu Bakar Al Husaini Al Qurosyi Al Baghdadi, beliau mengumumkan bahwa mujahidin Jabhah Nushroh merupakan perpanjangan tangan Daulah di Suriah.

Lalu seiring semakin bertambahnya wilayah yang berhasil dibebaskan dari cengkeraman rezim Nushairiyah, pihak Daulah Islam Iraq berpendapat untuk segera mendeklarasikan sebuah daulah dengan wilayah mulai dari Iraq sampai (sebagian) Syam dengan maksud agar segera bisa memberlakukan syariat Islam di wilayah yang telah dikuasai dan agar lebih tertib dalam berkhidmat kepada ummat yang baru saja dibebaskan dari rezim Nushairiyah.

Namun pihak Al Qaedah pusat tidak menyetujuinya –pada waktu itu- karena menurut pendapat qiyadah pusat AQ strateginya adalah : daulah Islam tetap hanya di Iraq saja, sementara untuk wilayah Syam nanti akan berdiri sendiri dengan nama baru dan menunggu kesepakatan dengan beberapa kelompok mujahidin lainnya.

Akhirnya JN memilih mengikuti arahan qiyadah pusat AQ dan mengabaikan ajakan dari Daulah Islam Iraq untuk mendeklarasikan ISIS dan bergabung di dalamnya. Dan pihak Daulah Islam Iraq akhirnya tetap mendeklarasikan Daulah Islam Iraq wa Syam ( ISIS ). Inilah awal mula perselisihan itu antara JN dan ISIS yang berkepanjangan hingga saat ini.

Namun sejatinya ISIS dan JN adalah satu tubuh yang memiliki aqidah yang sama, hal ini adalah sebagai ujian diantara mujahidin apakah mereka akan bersabar atau akan berbalik mundur dari medan tempur. Kita berdoa semoga mujahidin dapat bersatu kembali dan berharap semoga badai ini akan segera berlalu.

PROKLAMASI KHILAFAH ISLAMIYAH

Setelah kekuasaan ISIS meluas hingga Suriah, kemudian ISIS meneruskan ekspansinya ke Iraq hingga menguasai provinsi Al-Anbar, Provinsi Nainawa, dan kota terbesar kedua di Iraq yaitu Mosul berhasil dikuasai ISIS.

Melalui saluran resmi media Daulah Islam, Yayasan Al-Furqon, Khilafah Islamiyah yang menjadi dambaan umat Islam seluruh dunia hampir 100 tahun (sejak keruntuhannya pada 3 Maret 1924) dideklarasikan di awal bulan yang penuh barokah, 1 Ramadhan 1435 Hijriyyah atau bertepatan dengan tanggal 29 Juni 2014. Allahu Akbar!

Ini adalah janji Allah! Demikian video yang berisikan deklarasi Daulah Khilafah Islamiyah yang disampaikan melalui jubir Daulah Islam Di Iraq Dan Syam atau ISIS (Syekh Mujahid Abu Muhammad Al-Adnaniy) yang kini Alhamdulillah menjadi Khilafah Islamiyah. Allahu Akbar!

Umat Islam di seluruh dunia sujud syukur, meneteskan air mata haru dan gembira mendengar kabar yang sangat menggembirakan ini. Sang Perisai ummat telah datang, pelindung dan pelayan ummat yang sesungguhnya, Khilafah Islam, dengan Amirul Mu’minin-nya, Syekh Abu Bakar Al-Baghdady-hafizahullah.
Masyarakat Raqqah, ibu kota Khilafah Islam, antusias dan gembira sesaat deklarasi Khilafah Islamiyah disampaikan, mereka turun ke jalan dengan membawa bendera Khilafah Islam, tertawa dan tersenyum atas karunia dari Allah SWT., dideklarasikannya Khilafah Islam.

Dengan suara yang tegas, tenang, dan berwibawa, juru bicara Khilafah Islam, Syekh Mujahid Abu Muhammad Al Al-Adnany mengawali pembacaan deklarasi (setelah salam dan sholawat) dengan mengutip firman Allah SWT., dalam Al-Qur’an Surat An-Nur ayat 55 yang menjelaskan tentang Tamkin Dan Istikhlaf dan Amn, atau kekuasaan dan kemenangan, serta keamanan yang merupakan janji dari Allah SWT kepada kaum Muslimin.

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal yang sholeh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa.”

Syekh Mujahid Abu Muhammad Al-Adnany pun membubarkan ISIS dan mendeklarasikan tegaknya Khilafah Islamiyah. Allahu Akbar! Tidak ada berita hari ini yang paling mengguncangkan dan menggentarkan seantero dunia, selain deklarasi Khilafah Islamiyah. Allahu Akbar!

Seluruh musuh-musuh Islam pasti akan terkejut, para pendengki akan semakin iri dan sakit hati, sedangkan kaum Muslimin akan tersungkur bersujud, menitikkan air mata, Allah SWT., yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah memberikannya umur dan kesempatan untuk dapat mendengar dan menyaksikan Khilafah Islamiyyah yang selama ini ditunggu dan dinanti, diperjuangkan, akhirnya-atas idzin Allah-tegak juga dan mereka berkesempatan hidup di bawah naungan Khilafah Islamiyah. Alhamdulillah!

Syekhul Mujahid Abu Muhammad Al-Adnaniy menyatakan bahwa semua ini adalah kemuliaan, khususnya kemuliaan untuk kaum Muslimin. Kemuliaan untuk tidak bersedih dan tidak takut lagi, karena kini ummat Islam telah memiliki Khilafah Islamiyah!

Dunia pasti tercengang dan terguncang dengan deklarasi Khilafah Islamiyah ini. Al-Jazeera memuat artikel berjudul ISIS Deklarasikan Khilafah Islamiyah Baru. Gambar pelengkap artikel tersebut adalah gambar Syekh Abu Bakar Al-Baghdady, yang disebut sebagai kepala Negara Khilafah Islamiyah, sebenar-benarnya Negara Islam.

ISIS dibubarkan dan berganti menjadi Khilafah Islam, dan Khilafah adalah mimpi seluruh umat Islam dalam hatinya dan merupakan harapan dari seluruh Mujahidin, demikian Al-Jazeera mengutip perkataan Syekh Al-Adnany.

AQIDAH ISIS

Syubhat yang paling sering dilontarkan ke tubuh Khilafah Islamiyah (dahulu bernama ISIS atau Daulah Islam Di Iraq Dan Syam) oleh para pendengki Daulah adalah bahwa aqidah Khilafah Islamiyah adalah khawarij, suka meng-takfir sesama kaum Muslimin, menghalalkan tumpahnya darah kaum Muslimin dan memaksa mereka untuk bergabung ke Daulah. Berikut penjelasan tentang bagaimana sebenarnya aqidah Khilafah Islamiyah dari sumber langsung Daulah, yakni dari Amirul Mukminin Abu Umar Al Baghdady Rahimahullah yang kemudian diterjemahkan oleh Ustadz Abu Yusuf Al Indunisiy.

Aqidah Daulah Islam Iraq dan Syam disampaikan secara lisan (rekaman) dan tertulis Oleh Amirul Mukminin Abu Umar Al-Husainiy Al-Quraisiy Al-Baghdadiy Rahimahullah (Amir Pertama Daulah Islam Iraq dan Syam). Selengkapnya mengenai aqidah Khilafah Islamiyah silahkan kunjungi halaman ini : http://al-mustaqbal.net/inilah-aqidah-khilafah-islamiyah/

PENUTUP

Semoga penjelasan mengenai sejarah perkembangan ISIS ini dapat dipahami oleh kalangan awam yang belum mengerti pergerakan Jihad Mujahidin. Kecintaan kita kepada para Mujahidin berawal dari mengertinya kita sejarah perjalanan mereka. Tidak kenal maka tidak sayang, jangan sampai ketidak-pahaman kita justru membuat kita benci kepada para Mujahidin kemudian berbalik memusuhi mereka. Padahal merekalah harapan umat Islam, atas izin Allah Subhanahu wa Ta’ala mereka adalah generasi yang memimpin dunia.

Kita sebagai kaum muslimin yang mengharapkan penerapan Ayat-ayat Allah dan Sunnah Rasul-Nya selayaknya berdoa untuk kemenangan mereka. Dan mereka tidak akan berhenti sampai bendera Tauhid tertancap di Eliya Al Quds.
Wallahu’alam bish shawab
(Tsarnaev / Al-mustaqbal.net)

Selasa, 03 Maret 2015

ISIS Ciptaan Amerika Dan Akhirnya ISIS Menyerang Amerika, Karena Pasukan ISIS Adalah Rakyat Saddam Husein Yang Di Bunuh Amerika

Selasa, 03 Maret 2015 - 0 Comments



MADHON NEWS, JAKARTA Oleh: Ikhwanul Kiram Mashuri

Kepala Abu Bakar Al Baghdadi setahun lalu dihargai Amerika Serikat (AS) senilai 10 juta dolar AS.  Uang itu akan diberikan kepada siapa saja yang bisa membunuh atau menculik tokoh yang beberapa waktu lalu dibaiat oleh pengikutnya sebagai Khalifah Negara Islam di Irak dan Syam itu.

Al Baghdadi kini memang  dianggap musuh utama AS. Apalagi setelah anak buahnya merilis video yang menunjukkan pemenggalan kepala seorang wartawan AS. Wartawan itu disebut sebagai James Foley (40), yang ditangkap di Suriah pada akhir 2012. Disebutkan pula, tindakan itu sebagai pembalasan atas serangan udara AS ke obyek militer ISIS di Irak Utara.

Sejak video pemenggalan wartawan AS dirilis, ISIS dan Abu Bakar Al Baghdadi memang menjadi pembicaraan dunia, termasuk oleh para pemimpin Barat. Perdana Menteri Inggris, David Cameron meminta masyarakat Inggris yang mengetahui siapa pemenggal Foley untuk melapor segera ke aparat keamanan. Diduga si pelaku yang mengenakan penutup kepala dan wajah itu adalah warga Inggris, karena berbicara dengan aksen London. Sementara itu, Presiden Obama menegaskan ISIS dan Baghdadi adalah musuh yang paling berbahaya di kawasan Timur Tengah dan mengancam kepentingan AS.

Banyak pihak, terutama negara-negara Barat, masih bingung bagaimana menghentikan gerakan ISIS. Sebab, meskipun ISIS dan Abu Bakar Al Baghdadi sudah banyak dikupas oleh media dan pengamat, namun tetap saja Negara Islam dan sang khalifahnya itu masih banyak menyimpan misteri.

Misalnya bagaimana awal mula terbentuknya organisasi yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya Negara Islam di Irak dan Suriah itu. Juga tentang pemimpinnya, Abu Bakar Al Baaghdadi, yang kini menyebut dirinya sebagai khalifah umat Islam. Lalu bagaimana pula ISIS, yang menurut data intelijen Barat hanya berkekuatan antara 12 hingga 15 ribu ‘pejuang’,  dapat berkembang begitu cepat.

Hanya dalam hitungan bulan, ISIS memang telah berhasil merebut wilayah yang luasnya melebihi gabungan Kuwait dan Lebanon.  Sebuah wilayah yang membentang  dari Irak hingga Suriah yang terdapat ladang minyak dan gas serta bendungan untuk irigasi dan pembangkit tenaga listrik.

Para tentaranya bergerak dengan bebas tanpa ada yang bisa menghentikan. Mereka dengan seenaknya menarik pajak, mengusir masyarakat minoritas, menebar ketakutan warga, dan mengancam penduduk Baghdad dan Arbil, Kurdistan. Bahkan kini mereka telah berhasil mengubah peta kekuatan politik dan militer di kawasan Timur Tengah.

ISIS kini hampir setiap hari menjadi berita utama media internasional dan jadi perhatian pemimpin dunia, mengalahkan perhatian mereka terhadap penderitaan bangsa Palestina. Israel yang sempat mendapat tekanan masyarakat internasional lantaran kebiadaban mereka terhadap warga Palestina di Gaza pun kini mulai dicuekin.

Ya, ISIS telah berhasil mengalihkan perhatian masyarakat internasional. Tentara Israel yang telah membunuh ribuan warga sipil Palestina kini hanya menjadi berita kecil. Berita besarnya adalah pembunuhan orang-orang minoritas Kristen dan Yazidi di Irak oleh para ‘pejuang‘ Al Baghdadi.  

Di Irak sendiri, ISIS juga telah mengubah peta politik dalam negeri.  Sebelumnya, mayoritas warga Irak menyalahkan  AS terhadap kekacauan berkepanjangan di negeri itu. Kini mereka mulai menyuarakan perlunya intervensi militer negara Paman Sam untuk menghentikan pergerakan tentara ISIS. 

AS sendiri pada awalnya agak ragu-ragu. Namun, akhirya mereka menyetujui untuk menghamtan kekuatan militer ISIS dengan serangan udara. AS benar-benar khawatir pergerakan para ‘pejuang’ Khalifah Al Baghdadi akan membahayakan negara-negara lain di kawasan, terutama membahayakan kepentingan AS di Timur Tengah.

Selain serangan udara, beberapa waktu lalu AS juga telah mengirimkan 150 personil tim ahli untuk memetakan kekuatan ISIS dan membantu melatih pasukan Kurdi menggunakan persenjataan canggih yang sebelumnya telah dikirim kepada mereka. Pemetaan kekuatan ini  termasuk jenis dan jumlah persenjataan yang telah berhasil dijarah para ‘pejuang’ ISIS dari tangan tentara Irak yang melarikan diri.

Washington tampaknya tidak mau mengulangi kesalahan yang sama akibat operasi mereka di Irak sebelum ini. Kemunculan ISIS di Irak -- baik langsung ataupun tidak langsung --, boleh dikata adalah akibat kekacauan yang ditinggalkan AS. Kekacauan itu semula dimanfaatkan para ‘pejuang’ Alqaida yang melarikan diri dari Afghanistan untuk membangun kekuatan di Irak.

AS mungkin tidak pernah berpikir bahwa serangan mereka untuk menghancurkan rezim Saddam Husein akan meninggalkan kekacauan politik. Meskipun berhasil ‘mendemokrasikan’ Irak, namun muncul kemudian ketidakstabilan politik berupa perpecahan dan bahkan perseturuan antar-etnis dan  kelompok. Apalagi selama dua periode kekuasaan, PM Nuri Al Maliki mengabaikan kepentingan kelompok Sunni dan Kurdi. Kekacauan inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh Alqaida.

AS memang berhasil membunuh pemimpin Alqaida di Irak Abu Masab Al Zarkawi pada 2006. Kemudian pada 2010 mereka juga sukses membunuh dua orang pemimpin teras Alqaida di Irak dalam serangan udara. Namun, ternyata Alqaida tidak habis. Mereka, para pemimpin yang tersisa, kemudian membentuk  Tandzimu Al Daulah Al Islamiyah fi Al Irak (Organisasi Negara Islam di Irak). Belakangan ditambah dengan Syam (Suriah), yang kemudian disingkat menjadi Da’isy.

Yang lebih mengejutkan, kemunculan Abu Bakar Al Baghdadi yang kini menjadi most wanted person bagi Washington pun tak lepas dari ‘kesalahan’ AS sendiri. Menurut sumber di Pentagon --  seperti dilaporkan koran New York Times edisi tanggal 10 Agustus 2014, sebagaimana dikutip Al Sharq Al Awsat --, Al Baghdadi pernah ditangkap pasukan AS pada 2004 dalam operasi di Fallujah. Waktu itu Al Baghdadi bukan siapa siapa. Namun, sebut koran itu, sejak penangkapan itu, pengaruh Al Baghdadi di antara pengikutnya semakin besar.

Pengaruh yang kemudian membantu mengantarkan Al Baghdadi memegang kendali kepemimpinan Da’isy pada 2010. Dengan kata lain, munculnya ISIS dan Al Baghdadi -- baik langsung maupun tidak langsung -- adalah akibat dari intervensi AS di Irak.

Kamis, 12 Februari 2015

The Chinese government forced Uighurs Vowing not Teach Islam

Kamis, 12 Februari 2015 - 0 Comments



Uighurs who inhabit the western Zinjiang.
Uighurs who inhabit the western Zinjiang.

MADHON NEWS, URUMQI - The Chinese government forced the priests in Xinjiang dancing in the streets and vowed never to teach religion which endanger the lives of children, on Monday (9/2).

Reporting from OnIslam.net,   Wednesday (11/2), all priests in Xinjiang collected in the field and they were forced to dance and sing. They were forced to dance while swinging pamphlet reads "Our income is derived from the Chinese Communist Party is not of God".

They were also forced to make a speech prohibit youth from the mosque and pray harmful to health and to encourage them to dance instead. Female teachers were ordered to teach children to stay away from religious education. Every Muslim teachers also must swear the children away from their religion.
Uighurs are a minority population residing in the Xinjiang region. Many restrictions imposed by the government for Muslims in China. Last November they forbid Muslims to worship in government buildings as well as the wearing of Islamic symbols.

In August, Xinjiang Karamay city government banned the bearded young men and women wearing the hijab ride public buses. The Chinese government also prohibits students and government staff to observe Ramadan.

Selasa, 10 Februari 2015

Pemerintah Cina Paksa Muslim Uighur Bersumpah tak Ajarkan Agama Islam

Selasa, 10 Februari 2015 - 0 Comments



Muslim Uighur yang mendiami wilayah Zinjiang bagian barat.
Muslim Uighur yang mendiami wilayah Zinjiang bagian barat.

MADHON NEWS, URUMQI -- Pemerintah Cina memaksa imam di Xinjiang menari di jalanan dan bersumpah tidak akan mengajarkan agama yang membahayakan jiwa anak-anak, Senin (9/2).

Dilansir dari OnIslam.net, Rabu (11/2), seluruh imam di Xinjiang dikumpulkan di lapangan dan mereka dipaksa menari dan bernyanyi. Mereka dipaksa untuk menari sambil mengayunkan pamflet bertuliskan "Pendapatan kami berasal dari Partai Komunis Cina bukan dari Allah".

Mereka juga dipaksa untuk berpidato melarang pemuda menjauhi masjid dan berdoa berbahaya bagi kesehatan serta mengajak mereka untuk menari sebagai gantinya. Guru perempuan pun diperintahkan untuk mengajarkan anak-anak agar menjauhi pendidikan agama. Setiap guru Muslim juga harus bersumpah anak-anak menjauh dari agamanya.
Muslim Uighur adalah penduduk minoritas yang berada di wilayah Xinjiang. Banyak larangan yang diterapkan oleh pemerintah bagi Muslim di Cina. November lalu mereka melarang Muslim beribadah di gedung-gedung pemerintahan serta mengenakan simbol Islam.

Pada Agustus lalu, pemerintah kota Karamay di Xinjiang melarang pemuda berjenggot dan wanita mengenakan jilbab menaiki bus umum. Pemerintah Cina juga melarang mahasiswa dan staf pemerintah mengamati puasa Ramadhan.

Subscribe

Donec sed odio dui. Duis mollis, est non commodo luctus, nisi erat porttitor ligula, eget lacinia odio. Duis mollis

© 2013 Stejer. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks