Kamis, 19 Maret 2015
למרבה הצער, המשחק נאסר ההתנגדות הפלסטינית "ישראל" בחודש שעבר, גוגל סוף סוף משכה את משחקי עזה האדם. בדומה לכך, הדיווחים בעיתונות הפלסטיניים בטענה תזכיר, אלרסאלה, יום רביעי (17/03/2015).
ההחלטה התקבלה לאחר הלחץ הציוני הבינלאומי ארור Google באמצעי תקשורת שונים, כוללים מדיה חברתית, רדיו, וערוצי טלוויזיה בלווין.
ישראל לא יכולה לחצה, ברידג'ביו למסחר, הבעלים של המשחק, מתן ההצהרה, "אנו מעריכים את הלחץ הזה, ואנחנו חושבים שזה תיקון של טעות גדולה."
ברגע שהמשחק יוצא לאור, עזה אדם לקבל באופן מיידי התקפה מסיבית ו Google משך במהירות מ Google Playstore, רק 3 ימים אחרי המשחק יצא לדרך.
משחק אדם עזה שמציעה המוג'אהדין הפלסטיני שנושא נשק פשוט בהצלחה נגד הכוחות הציוניים "ישראליים" תוקפים עם מטוסי קרב, מסוקים, מזל"טים, טנקים וכלי נשק מתוחכמים אחרים.
Unfortunately, the game was banned Palestinian resistance "Israel" in the last month, Google finally pulled back the Gaza Man games. Similarly, the Palestinian newspaper reports citing MEMO, Al-Risala, Wednesday (17/03/2015).
The decision was taken after the international Zionist pressure blasted Google through various media, including social media, radio, and satellite television channels.
Israel could not pressed, Bridgeview For Trading , the owner of the game, giving the statement, "We appreciate this pressure, and we think this is a correction of a big mistake."
As soon as the game is published, Gaza Man immediately get massive attack and Google quickly pulled from Google Playstore, just 3 days after the game launched.
Gaza Man game featuring a Palestinian Mujahid who carries a simple weapon successfully against the Zionist forces "Israeli" attacking with fighter jets, helicopters, drones, tanks, and other sophisticated weapons.
news sources from muslimina.blogspot.com
Malheureusement, le jeu a été interdit résistance palestinienne "Israël" dans le dernier mois, Google a finalement tiré vers l'arrière les jeux Man Gaza. De même, les rapports de journaux palestiniens citant MEMO, Al-Risala, mercredi (17/03/2015).
La décision a été prise après la pression sioniste internationale a fustigé Google à travers différents médias, y compris les médias sociaux, la radio et les chaînes de télévision par satellite.
Israël ne pouvait pas pressé, Bridgeview Pour négociation , le propriétaire du jeu, donnant la déclaration, "Nous apprécions cette pression, et nous pensons que ce est une correction d'une grosse erreur."
Dès que le jeu est édité, Man Gaza obtenir immédiatement attaque massive et Google rapidement tiré de Google Playstore, seulement trois jours après le match lancé.
Gaza Man jeu mettant en vedette un moudjahid palestinien qui porte une arme simple, avec succès contre les forces sionistes "israélienne" attaque avec des avions de combat, hélicoptères, drones, des chars et d'autres armes sophistiquées.
sources de muslimina.blogspot.com de presse
Sayangnya, game perlawanan Palestina itu dicekal “Israel” pada bulan lalu, Google akhirnya menarik kembali game Gaza Man. Demikian MEMO mengutip laporan koran Palestina, Al-Risalah, Rabu kemarin (17/3/2015).
Keputusan itu diambil pasca tekanan zionis internasional mengecam Google melalui berbagai media, termasuk media sosial, radio, dan saluran-saluran televisi satelit.
Tak kuasa ditekan Israel, Bridgeview For Trading, pemilik game tersebut, memberikan pernyataan, “Kami mengapresiasi tekanan ini, dan kami anggap ini koreksi dari sebuah kesalahan besar.”
Segera setelah game dipublikasikan, Gaza Man segera mendapatkan serangan masif dan Google lekas menariknya dari Google Playstore, hanya dalam 3 hari setelah game diluncurkan.
Game Gaza Man menampilkan seorang Mujahid Palestina yang mengusung senjata sederhana berhasil melawan pasukan zionis “Israel” yang menyerang dengan jet tempur, helikopter, drone, tank, dan senjata canggih lainnya.
sumber berita dari muslimina.blogspot.com
Rabu, 18 Maret 2015
Pernahkan Saudara Membayangkan Berapa Luas Rumah Nabi ??
Rumah Nabi SAW di madinah terletak di pojokan masjid nabawi, tepatnya di tempat yang sekarang dijadikan makam Nabi SAW. dan sebagai pengetahuan saja, bahwasanya semua nabi itu dikuburkan tepat dimana nabi itu meninggal dunia. termasuk Nabi Muhammad SAW. Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari Muslim: Bahwa suatu hari sayyidina Umar RA pernah menemui Nabi SAW. saat itu beliau SAW sedang berbaring di atas tikar kasar yang terbuat dari pelepah kurma. dengan berbantalkan kulit kasar yang berisi serabut ijuk kurma. melihat keadaan Nabi SAW yang seperti itu Umar RA pun menangis. Kemudian Nabi SAW bertanya: Mengapa engkau menangis?
Umar RA menjawab: "Bagaimana aku tidak menangis. Tikar ini membekas pada tubuhmu. Engkau adalah Rasulullah SAW, Utusan Allah SWT. kekayaanmu hanya seperti ini. sedangkan kisra dan raja lainnya hidup bergelimangkan kemewahan. Kemudian Nabi SAW menjawab: apakah engkau tidak rela jika kemewahan itu untuk mereka di dunia dan untuk kita di akhirat nanti?
Perlu anda ketahui, Rumah Beliau SAW sangat mungil sekali, jika diukur panjangnya tidak lebih dari 5 meter dan lebarnya hanya 3 meter. tinggi atap sekitar 2.5 meter, Masyaallah..
Hal utama yang menjadi patokan dalam menentukan luas rumah nabi adalah perkataan seorang sahabat Nabi Muhammad saw yang bernama Daud Bin Qais. Dalam kitab shohih adabul mufrod karya Imam Bukhori disebutkan bahwa Daud Bin Qais berkata: "Saya melihat kamar Rasulullah saw atapnya terbuat dari pelepah kurma yang terbalut dengan serabut, saya perkirakan lebar rumah ini, kira kira 6 atau 7 hasta, saya mengukur luas rumah dari dalam 10 hasta, dan saya kira tingginya antara 7 dan 8, saya berdiri dipintu aisyah saya dapati kamar ini menghadap Maghrib (Marocco)".
1 hasta jika diukur pake meter adalah 0.45 m, lihat di id.wikipedia.org/wiki/Hasta. Jika anda masih ragu lagi, silahkan datang ke makam Nabi Muhammad SAW di madinah dan ukur berapa luas makam nabi di madinah, tepatnya di pojokan masjid nabawi, dan tempat yang sekarang dijadikan makam itulah yang dulunya dijadikan rumah oleh Nabi muhammad SAW.
Nabi Yang Agung itu -Yang mana Allah SWT dan Para MalaikatNya juga memujinya- ternyata hidup dalam kesederhanaan, rumah beliau beralaskan tanah, dindingnya terbuat dari tanah liat, atapnya dari pelepah kurma dan di dalamnya hanya ada sedikit perabotan. Tak ada kasur dan bantal yang empuk, tak ada AC di musim panas maupun penghangat badan di kala musim dingin, tak ada sofa apalagi springbed.
Nabi Yang Agung itu juga tidak pernah makan sampai kenyang, Ibunda kita, Aisyah RA menceritakan bagaimana keseharian rumah tangga Nabi SAW, "Kami, keluarga Muhammad SAW selama sebulan pernah tidak menyalakan api (memasak) dan hanya memakan kurma secukupnya dan air".
Aisyah RA juga menceritakan bahwa Nabi SAW pernah datang kepadanya dan bertanya: "Apakah engkau punya makanan? Ia menjawab tidak, kemudian Beliau SAW berkata: Kalau begitu aku berpuasa". Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah RA "Rasulullah SAW meninggalkan dunia ini dan beliau tidak pernah kenyang dari gandum dalam satu hari, baik makan siang maupun makan malam"
Sebagai ilustrasi saya sertakan gambar untuk bisa memahami dan menghayati lebih jauh
![]() |
| Gambar Rumah Nabi |
Dan perlu agan ingat, Nabi tidak hidup sendiri, nabi punya umat.. punya banyak sahabat, lebih dari ratusan ribu, dan banyak diantara mereka yang mengadukan masalahnya pada beliau SAW, tak bisa dibayangkan, bagaimana sibuknya nabi muhammad SAW dalam melayani umatnya, sedangkan beliau dan keluarganya sampai sebulan tidak pernah masak karena tidak punya sesuatu buat dimasak.
Andaikata Nabi Muhammad SAW meminta pada Allah SWT biar dikasih kekayaan yang melimpah seperti kekayaan Nabi Sulaiman, Allah SWT pasti tidak akan menolak permintaannya. Tapi beliau tidak pernah minta seperti itu pada Allah SWT,
bahkan pada sahabat-sahabatnya yang kaya raya pun beliau tidak pernah tamak dan dengki. hal ini mengajarkan pada kita bahwasanya kekayaan yang sesungguhnya adalah kekayaan hati, kekayaan harta benda di dunia tidak akan berarti apa apa jika kita tidak pandai mensyukurinya. berapa banyak manusia yang hartanya melimpah akan tetapi harga dirinya di mata manusia 0 besar. berapa banyak manusia yang dikaruniai harta yang melimpah, akan tetapi masih saja selalu tamak, rakus dan serakah dalam mencarinya.
Adakah pemimpin umat yang bisa mencontoh kesederhanaan beliau SAW?
Adakah umat beliau SAW yang bisa dan berani untuk meneledani kesederhanaan beliau SAW?
Sanggupkah kita untuk tidak mengeluh dan berputus asa dalam menjalani kehidupan ini?
Militan ISIS dan al-Qaeda, dalam kesepakatan itu bersedia mengakhiri permusuhan dan berjuang bersama untuk melawan pemberontak moderat Suriah dan pasukan Kurdi yang merupakan sekutu AS.
Laporan bergabungnya militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan al-Qaeda itu dilansir kantor berita AP, Jumat (14/11/2014). Dalam laporan yang mengutip pejabat oposisi Suriah, AP, melaporkan bahwa militan ISIS dan al-Qaeda telah melakukan pertemuan pada 2 November 2014 di Kota Atareb, sekitar 20 km sebelah barat Aleppo, Suriah.
Pertemuan rahasia itu, juga dihadiri militan Khorasan, militan al-Qaeda dari Afghanistan dan Pakistan, dan anggota kelompok pemberontak Suriah Ahrar al-Sham.
Al-Nusra dan kelompok ISIS sebelumnya saling serang selama lebih dari satu tahun untuk berebut kepemimpinan dalam upaya memerangi pasukan rezim Presiden Suriah, Bashar al-Assad.
Masih menurut laporan itu, faksi moderat di Suriah yang sudah dianggap lemah dan tidak terorganisir, sekarang akan menghadapi musuh yang jauh lebih kuat dari sebelumnya.
Seorang pejabat AS yang berbicara dalam kondisi anonim mengatakan kepada AP, bahwa meskipun tidak ada informasi yang kredibel mengenai bersatunya ISIS dan al-Qaeda, gencatan senjata antara dua kelompok militan di Suriah itu sangat mungkin.
Sementara itu, sumber kedua seorang komandan brigade Tentara Pembebasan Suriah yang didukung Barat, yang dikenal sebagai Abu Musafer, mengatakan, bahwa dia mengetahui jika anggota berpangkat tinggi dari al-Nusra dan ISIS memang bertemu pada 2 November 2014.
Menurutnya, ada dua kesepakatan dalam pertemuan rahasia itu. Pertama, menghentikan pertikaian antara al-Nusra dan ISIS. Kedua, semua kelompok militan bersama-sama membuka front atau perlawanan terhadap pejuang Kurdi di beberapa daerah di Suriah utara.
Islamic State Iraq and Sham atau Negara Islam Irak dan Sham (ISIS) meminta Palestina untuk bersabar dengan perlawanan seadanya dari pejuang Hamas, ISIS menekankan bahwa pasukannya akan datang untuk melawan tindakan "barbar Yahudi".
Dilansir Ibtimes.com (July 30, 2014), Dalam pernyataan yang dirilis via akun Twitter yang berafiliasi dengan ISIS itu, menyatakan bahwa pembantaian Muslim benar-benar sedang terjadi di Gaza, Palestina.
"Adapun pembantaian yang terjadi di Gaza terhadap pria Muslim, perempuan dan anak-anak, maka Negara Islam (ISIS) akan melakukan segalanya dalam batas kemampuannya untuk terus menerobos setiap murtad yang berdiri sebagai penghambat di jalan menuju Palestina," kata kelompok itu.
Pernyataan dari ISIS tampaknya menjadi respon terhadap kritik yang mempertanyakan mengapa kelompok dan pemimpinnya Abu Bakr al-Baghdadi tidak datang untuk mendukung Palestina.
Menjawab itu, kata pernyataan itu: "Ini bukan cara Negara Islam untuk melemparkan kata-kata kosong, kering dan munafik kecaman dan belasungkawa seperti 'tawaghit' Arab di PBB dan Liga Arab."
Para militan ISIS berjanji bahwa tindakan lebih keras daripada kata-kata.
"Ini hanya masalah waktu dan kesabaran sebelum (Negara Islam) mencapai Palestina untuk melawan orang-orang Yahudi barbar dan membunuh orang-orang dari mereka bersembunyi di balik pohon Gharqad - pohon orang Yahudi," pernyataan itu menyimpulkan.
Konflik Gaza sampai sekarang telah mengklaim lebih dari 1.242 jiwa dan setidaknya 7.000 terluka sejak perang antara Israel dan Hamas mulai, menurut Departemen Kesehatan Palestina, dilaporkan CNN. Meskipun peningkatan kecaman internasional atas konflik Israel tidak maupun Hamas siap untuk mengalah.
Menurut Israel National news, juru bicara ISIS Nidal Nuseiri menegaskan kembali bahwa prioritas kelompok itu menaklukkan "Bayt el-Maqdis" (Yerusalem) dan menghancurkan Negara Israel. Dia mencatat bahwa itu adalah agenda utama "jihad" mereka.
"Kelompok ini, bagaimanapun, sebelum mengambil Israel ingin melemahkan terus United State di negara-negara Arab; dan mengambil alih Irak, Suriah, Lebanon, Yordania dan mungkin Gaza," katanya.
Sementara ISIS telah menyebutkan bahwa dalam sebuah, video terbaru yang dirilis di YouTube kelompok pejuang Negara Islam telah dibentuk di Palestina. Dalam video tersebut, pejuang Negara Islam terlihat menembakkan roket ke wilayah Israel. Demikian International Bussines Times.
Minggu, 15 Maret 2015
Shyam, anggota komunitas Dalit Valmiki di Desa Moga, Meerut, India, masuk Islam dua pekan lalu. Sebagai orang dalit valkimi, Shyam merupakan anggota dari komunitas paling rendah di hierarki Hindu. Buruh tak bertanah, dan kerap menghiasi hari-harinya dengan membersihkan sampah hingga kotoran manusia.
Pertemuannya dengan Islam berawal dua pekan lalu, di saat situasi Meerut tak lagi kondusif untuk Dalit Valkimi seperti Shyam. Suatu ketika di bulan November, kebijakan pemerintah distrik Baghpat, Meerut melarang Shyam dan rekan-rekan sekastanya untuk masuk Kuil sekadar melakukan puja tradisional. Merupakan buah intimidasi dari kasta-kasta lain yang semakin menjadi-jadi.
"Apa gunanya menjadi seorang Hindu jika saya tidak bisa masuk kuil?" ujarnya seperti dilansir The Hindu, Ahad (15/3).
Sejak November itu pula, Shyam sebelumnya telah mengajukan petisi ke pemerintah setempat, termasuk Komisi Nasional untuk Kasta dan Suku Terjadwal, agar mencabut larangan terhadap kelompoknya untuk masuk kuil.
"Semua dari mereka ingin kita untuk tidak masuk Islam, namun tidak satupun dari mereka ingin kita untuk mendapatkan status yang sama di kalangan umat Hindu," ujarnya.
Akhirnya, Shyam memutuskan untuk memeluk Islam sebagai agama yang tidak mengenal kasta. Dalam waktu dekat, Shyam berencana untuk hijrah ke Nepal.
Selasa, 10 Maret 2015
August 3, 2014
Selasa, 03 Maret 2015
MADHON NEWS, JAKARTA Oleh: Ikhwanul Kiram Mashuri
Kepala Abu Bakar Al Baghdadi setahun lalu dihargai Amerika Serikat (AS) senilai 10 juta dolar AS. Uang itu akan diberikan kepada siapa saja yang bisa membunuh atau menculik tokoh yang beberapa waktu lalu dibaiat oleh pengikutnya sebagai Khalifah Negara Islam di Irak dan Syam itu.
Al Baghdadi kini memang dianggap musuh utama AS. Apalagi setelah anak buahnya merilis video yang menunjukkan pemenggalan kepala seorang wartawan AS. Wartawan itu disebut sebagai James Foley (40), yang ditangkap di Suriah pada akhir 2012. Disebutkan pula, tindakan itu sebagai pembalasan atas serangan udara AS ke obyek militer ISIS di Irak Utara.
Sejak video pemenggalan wartawan AS dirilis, ISIS dan Abu Bakar Al Baghdadi memang menjadi pembicaraan dunia, termasuk oleh para pemimpin Barat. Perdana Menteri Inggris, David Cameron meminta masyarakat Inggris yang mengetahui siapa pemenggal Foley untuk melapor segera ke aparat keamanan. Diduga si pelaku yang mengenakan penutup kepala dan wajah itu adalah warga Inggris, karena berbicara dengan aksen London. Sementara itu, Presiden Obama menegaskan ISIS dan Baghdadi adalah musuh yang paling berbahaya di kawasan Timur Tengah dan mengancam kepentingan AS.
Banyak pihak, terutama negara-negara Barat, masih bingung bagaimana menghentikan gerakan ISIS. Sebab, meskipun ISIS dan Abu Bakar Al Baghdadi sudah banyak dikupas oleh media dan pengamat, namun tetap saja Negara Islam dan sang khalifahnya itu masih banyak menyimpan misteri.
Misalnya bagaimana awal mula terbentuknya organisasi yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya Negara Islam di Irak dan Suriah itu. Juga tentang pemimpinnya, Abu Bakar Al Baaghdadi, yang kini menyebut dirinya sebagai khalifah umat Islam. Lalu bagaimana pula ISIS, yang menurut data intelijen Barat hanya berkekuatan antara 12 hingga 15 ribu ‘pejuang’, dapat berkembang begitu cepat.
Hanya dalam hitungan bulan, ISIS memang telah berhasil merebut wilayah yang luasnya melebihi gabungan Kuwait dan Lebanon. Sebuah wilayah yang membentang dari Irak hingga Suriah yang terdapat ladang minyak dan gas serta bendungan untuk irigasi dan pembangkit tenaga listrik.
Para tentaranya bergerak dengan bebas tanpa ada yang bisa menghentikan. Mereka dengan seenaknya menarik pajak, mengusir masyarakat minoritas, menebar ketakutan warga, dan mengancam penduduk Baghdad dan Arbil, Kurdistan. Bahkan kini mereka telah berhasil mengubah peta kekuatan politik dan militer di kawasan Timur Tengah.
ISIS kini hampir setiap hari menjadi berita utama media internasional dan jadi perhatian pemimpin dunia, mengalahkan perhatian mereka terhadap penderitaan bangsa Palestina. Israel yang sempat mendapat tekanan masyarakat internasional lantaran kebiadaban mereka terhadap warga Palestina di Gaza pun kini mulai dicuekin.
Ya, ISIS telah berhasil mengalihkan perhatian masyarakat internasional. Tentara Israel yang telah membunuh ribuan warga sipil Palestina kini hanya menjadi berita kecil. Berita besarnya adalah pembunuhan orang-orang minoritas Kristen dan Yazidi di Irak oleh para ‘pejuang‘ Al Baghdadi.
Di Irak sendiri, ISIS juga telah mengubah peta politik dalam negeri. Sebelumnya, mayoritas warga Irak menyalahkan AS terhadap kekacauan berkepanjangan di negeri itu. Kini mereka mulai menyuarakan perlunya intervensi militer negara Paman Sam untuk menghentikan pergerakan tentara ISIS.
AS sendiri pada awalnya agak ragu-ragu. Namun, akhirya mereka menyetujui untuk menghamtan kekuatan militer ISIS dengan serangan udara. AS benar-benar khawatir pergerakan para ‘pejuang’ Khalifah Al Baghdadi akan membahayakan negara-negara lain di kawasan, terutama membahayakan kepentingan AS di Timur Tengah.
Selain serangan udara, beberapa waktu lalu AS juga telah mengirimkan 150 personil tim ahli untuk memetakan kekuatan ISIS dan membantu melatih pasukan Kurdi menggunakan persenjataan canggih yang sebelumnya telah dikirim kepada mereka. Pemetaan kekuatan ini termasuk jenis dan jumlah persenjataan yang telah berhasil dijarah para ‘pejuang’ ISIS dari tangan tentara Irak yang melarikan diri.
Washington tampaknya tidak mau mengulangi kesalahan yang sama akibat operasi mereka di Irak sebelum ini. Kemunculan ISIS di Irak -- baik langsung ataupun tidak langsung --, boleh dikata adalah akibat kekacauan yang ditinggalkan AS. Kekacauan itu semula dimanfaatkan para ‘pejuang’ Alqaida yang melarikan diri dari Afghanistan untuk membangun kekuatan di Irak.
AS mungkin tidak pernah berpikir bahwa serangan mereka untuk menghancurkan rezim Saddam Husein akan meninggalkan kekacauan politik. Meskipun berhasil ‘mendemokrasikan’ Irak, namun muncul kemudian ketidakstabilan politik berupa perpecahan dan bahkan perseturuan antar-etnis dan kelompok. Apalagi selama dua periode kekuasaan, PM Nuri Al Maliki mengabaikan kepentingan kelompok Sunni dan Kurdi. Kekacauan inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh Alqaida.
AS memang berhasil membunuh pemimpin Alqaida di Irak Abu Masab Al Zarkawi pada 2006. Kemudian pada 2010 mereka juga sukses membunuh dua orang pemimpin teras Alqaida di Irak dalam serangan udara. Namun, ternyata Alqaida tidak habis. Mereka, para pemimpin yang tersisa, kemudian membentuk Tandzimu Al Daulah Al Islamiyah fi Al Irak (Organisasi Negara Islam di Irak). Belakangan ditambah dengan Syam (Suriah), yang kemudian disingkat menjadi Da’isy.
Yang lebih mengejutkan, kemunculan Abu Bakar Al Baghdadi yang kini menjadi most wanted person bagi Washington pun tak lepas dari ‘kesalahan’ AS sendiri. Menurut sumber di Pentagon -- seperti dilaporkan koran New York Times edisi tanggal 10 Agustus 2014, sebagaimana dikutip Al Sharq Al Awsat --, Al Baghdadi pernah ditangkap pasukan AS pada 2004 dalam operasi di Fallujah. Waktu itu Al Baghdadi bukan siapa siapa. Namun, sebut koran itu, sejak penangkapan itu, pengaruh Al Baghdadi di antara pengikutnya semakin besar.
Pengaruh yang kemudian membantu mengantarkan Al Baghdadi memegang kendali kepemimpinan Da’isy pada 2010. Dengan kata lain, munculnya ISIS dan Al Baghdadi -- baik langsung maupun tidak langsung -- adalah akibat dari intervensi AS di Irak.
Kamis, 12 Februari 2015
Reporting from OnIslam.net, Wednesday (11/2), all priests in Xinjiang collected in the field and they were forced to dance and sing. They were forced to dance while swinging pamphlet reads "Our income is derived from the Chinese Communist Party is not of God".
They were also forced to make a speech prohibit youth from the mosque and pray harmful to health and to encourage them to dance instead. Female teachers were ordered to teach children to stay away from religious education. Every Muslim teachers also must swear the children away from their religion.
Uighurs are a minority population residing in the Xinjiang region. Many restrictions imposed by the government for Muslims in China. Last November they forbid Muslims to worship in government buildings as well as the wearing of Islamic symbols.
In August, Xinjiang Karamay city government banned the bearded young men and women wearing the hijab ride public buses. The Chinese government also prohibits students and government staff to observe Ramadan.
Selasa, 10 Februari 2015
Dilansir dari OnIslam.net, Rabu (11/2), seluruh imam di Xinjiang dikumpulkan di lapangan dan mereka dipaksa menari dan bernyanyi. Mereka dipaksa untuk menari sambil mengayunkan pamflet bertuliskan "Pendapatan kami berasal dari Partai Komunis Cina bukan dari Allah".
Mereka juga dipaksa untuk berpidato melarang pemuda menjauhi masjid dan berdoa berbahaya bagi kesehatan serta mengajak mereka untuk menari sebagai gantinya. Guru perempuan pun diperintahkan untuk mengajarkan anak-anak agar menjauhi pendidikan agama. Setiap guru Muslim juga harus bersumpah anak-anak menjauh dari agamanya.
Muslim Uighur adalah penduduk minoritas yang berada di wilayah Xinjiang. Banyak larangan yang diterapkan oleh pemerintah bagi Muslim di Cina. November lalu mereka melarang Muslim beribadah di gedung-gedung pemerintahan serta mengenakan simbol Islam.
Pada Agustus lalu, pemerintah kota Karamay di Xinjiang melarang pemuda berjenggot dan wanita mengenakan jilbab menaiki bus umum. Pemerintah Cina juga melarang mahasiswa dan staf pemerintah mengamati puasa Ramadhan.
