Recent Articles
Tampilkan postingan dengan label ECONOMY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ECONOMY. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Maret 2015

Menteri Keuangan: Semakin Lemah Rupiah, Semakin Berkah

Selasa, 17 Maret 2015 - 0 Comments








Menteri Keuangan (Menkeu), Bambang Brodjonegoro dalam Konferensi Pers Perkembangan Ekonomi Terkini di Gedung Frans Seda Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (10/3/2015), Bambang mengungkapkan, setiap rupiah melemah akan memberikan berkah bagi anggaran negara. Pasalnya, pelemahan tersebut akan memberikan surplus dalam neraca perdagangan.

“Pelemahan Rp 100 per dolar Amerika Serikat (AS) dalam kurs kita, justru akan menciptakan tambahan surplus ke anggaran. Jadi pelemahan tidak membahayakan anggaran,” ungkapnya seperti dikutip Liputan 6.
Bambang menambahkan setiap nilai tukar rupiah tertekan Rp 100 per dolar AS, kontribusi tambahan surplus ke Anggaran Pendapatan Negara (APBN) mencapai Rp 2,3 triliun. Meskipun bisa memperoleh keuntungan, Bambang enggan jika pemerintah disebut ingin mencari keuntungan dari kondisi pelemahan kurs rupiah sejak tahun lalu.

Menurut dia, akibat tekanan kurs rupiah, harga sejumlah material atau bahan baku untuk pembangunan infrastruktur di Kementerian Perhubungan mengalami penurunan.  “Banyak harga material yang sudah turun, seperti material infrastruktur di Perhubungan. Penyusutannya cukup jauh karena ekonomi dunia sedang slow down,” jelasnya.

Selasa (10/3/2015), menunjukkan nilai tukar rupiah masih berada di kisaran 13.050 per dolar AS. Pada pembukaan perdagangan, rupiah berada di level 13.050,80 per dolar AS. Rupiah pun bergerak fluktuaktif hingga siang di kisaran 13.047 per dolar AS hingga 13.065 per dolar AS.

Tentu saja pernyataan Menteri Keuangan ini ditanggapi sinis masyarakat. Secara bodon, Abdurrahman Ibnu Zaini berkomentar, “Wow,,, kalau benar begini, buat saja rupiah kita menjadi ancur-ancuran hingga senilai Rp20.000/dollar. Dengan begini maka RI akan untung sebesar Rp 2,3T * 80 kali lipat = 184T!”

“Nilai untung ini hampir sama dengan jumlah utang yang dibuat pemerintahan Joko selama beberapa bulan ini, yakni sekitar 200T (nilai utang era Joko dalam beberapa bulan ini kabarnya berkali lipat dari jumlah utang era Soeharto selama 32 tahun)! Jadi, Joko tak payah berutang lagi, cukup ancurkan saja rupiah,” sindirnya.

Jumat, 19 Desember 2014

Indonesia Coordinating Minister Sofyan: Rupiah Stronger, RI Economic Signs fine

Jumat, 19 Desember 2014 - 0 Comments

Indonesia Coordinating Minister Sofyan: Rupiah Stronger, RI Economic Signs fine

"Yesterday there was an overreaction right, but our economy is good."
Friday, December 19, 2014

Minister for Economic Affairs, Djalil.

Headline - The Government welcomes the trend of the strengthening of the rupiah against the US dollar (US) in spot market trading session this weekend. The rupiah strengthening occurred in the past few days since the Indonesian Bank intervention in the currency market.

Coordinating Minister for Economic Affairs, Djalil, Friday, December 19, 2014, stating the strengthening rupiah showed that Indonesia's economic fundamentals awake in the middle of the current world economic turmoil.

Economic turmoil which is meant to market concerns to the US Federal Reserve's policy-related scheduled to accelerate the increase in the benchmark interest rate as signs of economic recovery in the superpower it's getting stronger.

"Yesterday there was an overreaction right, when our economy fine," said Sofyan in Jakarta.

He said the co-ordination between the government and Bank Indonesia in an effort to stabilize the exchange rate will continue to be made. So that the upward trend may continue.

As is known, the US central bank yesterday announced it would not raise interest rates in the near term. The assertion was welcomed as a positive signal to the international financial markets.

Based on data from Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) released BI, Friday, December 19, 2014, the rupiah capped at Rp12.500 per US dollar, up from the previous day at the level of the position of Rp12.565 per US dollar. This strength is the highest during the past week. (ren)

Subscribe

Donec sed odio dui. Duis mollis, est non commodo luctus, nisi erat porttitor ligula, eget lacinia odio. Duis mollis

© 2013 Stejer. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks