Jumat, 20 Maret 2015
Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko mengemukakan hal itu saat menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) AS, Robert O. Blake, beserta staf di Jakarta, demikian keterangan pers Pusat Penerangan TNI yang diterima Antara, Kamis (19/3).
Dalam pertemuan itu, Panglima TNI kembali menegaskan bahwa ISIS merupakan ancaman potensial bagi eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga harus diperangi.
Untuk itu, Panglima TNI berjanji akan terus melakukan komunikasi dengan para pimpinan agama Islam dan beberapa komponen lain di Indonesia guna menyatukan persepsi yang sama dan menempatkan ISIS menjadi musuh bersama.
"ISIS tidak boleh berkembang, tidak boleh tumbuh di satu wilayah pun di Indonesia, ini sudah menjadi suatu keputusan. Untuk itu TNI akan menggelar latihan dalam jumlah yang relatif besar di Poso," katanya.
Menurut Panglima, pihaknya akan erus mewaspadai Poso, karena TNI tidak ingin Poso menjadi tempat yang nyaman bagi tumbuhnya ISIS setelah mereka kembali dari Suriah dan Irak.
"Saya punya keyakinan penuh bahwa dalam kepemimpinan Dubes AS untuk Indonesia akan dapat membangun komunikasi yang sangat baik dengan TNI khususnya, dan dapat membuahkan hal-hal baru dalam konteks hubungan antara kedua Angkatan Bersenjata," katanya.
Panglima TNI juga menyampaikan saat dirinya bertemu Panglima Militer AS Jenderal Martin Dempsey terkait prospek hubungan kedua Angkatan Bersenjata akhirnya disepakati bahwa Indonesia dan AS memiliki pandangan yang sama untuk membangun kekuatan dan hubungan yang semakin kuat.
Sementara itu, Dubes AS Robert O. Blake mengatakan pihaknya sangat menghargai atas ketegasan Panglima TNI terkait masalah ISIS dan mengharapkan Indonesia dapat mengawasi ISIS dengan baik serta dapat bekerja sama dengan negara ASEAN.
"Saya berkeinginan untuk mengundang para perwira-perwira di kawasan ASEAN, untuk membicarakan tentang perkembangan ISIS ke depan dan bagaimana dalam menyikapinya," katanya.
Selain itu, Dubes Amerika juga menyampaikan penggunaan landasan di Lanud Ranai, Natuna, dapat digunakan sebagai tempat pengisian BBM pesawat dalam mendukung pelaksanan latihan gabungan militer Indonesia dengan Amerika.
Dalam pertemuan itu, Panglima TNI didampingi Asintel Panglima Laksda TNI Amri Husaini, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya, Kapuskersin TNI Laksma TNI Suselo dan Staf Khusus Panglima TNI Marsma TNI (Purn) Prayitno.
sumber berita republika.co.id
Kamis, 19 Maret 2015

Furor is associated with the Islamic State of Iraq group and Syria (ISIS) continue to occur. This time an SMS sent by a stranger who claimed to be a member of ISIS circulated in Tangerang, on Wednesday (18/3). SMS was threatening to the integrity of the Republic.
Initially the SMS sender said the plane skidded at Soekarno Hatta Airport, killing all passengers. Information transmitted by an unknown person was initially contains info Lufthansa air route Jakarta - Jakarta route Berlin - Berlin slipping during take off at Soekarno Hatta Airport at 10:25. SMS is pinning name Nur Rakhman, ATC employees Soekarno Hatta with the phone number 085 758 905 832.
However, when confirmed to the Soekarno-Hatta airport, not true incident in question.
We also tried to call the number listed in the text. However, not appointed. SMS only later, this person admitted as a Member of ISIS.
He claimed located at East Lampung, East Cross Road Km 40 number 77, the Well Cats Side Indomaret, Indomaret side, East Lampung. This person through SMS also claimed there are two areas in Indonesia, which became the basis of ISIS. Two wilayab it Poso and East Lampung.
"If the West Java False. Our head office. Only two branches, Poso ama East Lampung. You Are Lying. Wkwkwkk, "said this person via SMS as he said on August 17, there will be excitement or terror in Indonesia. Even the night (18/3) later, this man claims to the Kaaba in Mecca, will be destroyed by ISIS Syrian base.
Not only that this man continues SMS received Indopos and call the infidel West Java. This guy claims will liberate the island of Sumatra and then destroy Java.
"West Java's population of all dog breeds. including governors, mayors, Pangdam, Danrem, provincial police chief, principal e everything. we want to free the first Sumatran. new Java destruction, "said this person via SMS to 085 758 905 832 Indopos of numbers.
source of sound news

Kehebohan yang terjadi berkaitan dengan kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) terus terjadi. Kali ini sebuah SMS yang dikirimkan orang tidak dikenal yang mengaku sebagai anggota ISIS beredar di Tangerang, Rabu (18/3). SMS itu bernada ancaman terhadap keutuhan NKRI.
Awalnya sang pengirim SMS mengatakan, pesawat di Bandara Soekarno Hatta tergelincir dan menewaskan semua penumpang. Informasi yang dikirimkan oleh orang tidak dikenal ini awalnya berisi info pesawat Lufthansa rute Jakarta – Berlin rute Jakarta – Berlin tergelincir saat take off di Bandara Soekarno Hatta pukul 10.25. SMS ini menyematkan nama Nur Rakhman, pegawai ATC Soekarno Hatta dengan nomor telepon 085758905832.
Namun saat dikonfirmasi kepada pihak Bandara Soekarno Hatta, tidak benar kejadian yang dimaksud.
Kami pun mencoba menghubungi nomor yang dicantumkan dalam SMS tersebut. Namun, tidak diangkat. Hanya SMS selanjutnya, orang ini mengaku sebagai Anggota ISIS.
Dia mengaku beralamat di Lampung Timur, Jalan Lintas Timur Km 40 nomor 77, Sumur Kucing Samping Indomaret, samping Indomaret, Lampung Timur. Orang ini melalui SMS juga mengklaim ada dua daerah di Indonesia yang menjadi basis ISIS. Dua wilayab itu Poso dan Lampung Timur.
”Kalo Jawa Barat itu Palsu. Kami Kantor pusat. Cuma dua cabang, Poso ama Lampung Timur. Kamu Bohong. Wkwkwkk,” kata orang ini melalui SMS sembari mengatakan tanggal 17 Agustus mendatang akan ada kehebohan atau teror di Indonesia. Bahkan malam (18/3) nanti, pria ini mengklaim Ka’bah di Mekkah, akan di hancurkan oleh ISIS basis Suriah.
Tidak sampai disitu SMS pria ini pun terus diterima INDOPOS dan menyebut orang Jawa Barat kafir. Orang ini mengklaim bakal memerdekakan pulau Sumatera dan selanjutnya menghancurkan Jawa.
”Jawa barat itu penduduknya keturunan anjing semua. termasuk gubernur, walikota, pangdam, danrem, kapolda, pokok e semuanya. kami mau merdeka kan sumatera dulu. baru penghancuran jawa,” kata orang ini melalui SMS kepada INDOPOS dari nomor 085758905832.
sumber dari suara news
Rabu, 18 Maret 2015
"Pemerintah harus tegas dalam perang melawan narkoba. Buktikan dengan hukuman mati bagi yang memproduksi, bandar, pengedar bahkan pengguna yang tidak mau tobat dan berhenti memakai barang haram tersebut," ujar Kyai Anam kepada Suara Islam Online, Selasa
Dijelaskannya, narkoba merupakan salah satu jenis khamr yang diharamkan dalam Islam, bahkan agama lain juga melarangnya. Sehingga keberadaannya harus dimusnahkan. Pemerintah diminta untuk tidak takut intervensi negara lain dalam memberlakukan hukuman mati.
"Pemerintah harus punya nyali dan tidak perlu takut dengan tekanan atau ancaman negara lain. Indonesia adalah negara merdeka yang berdaulat dan punya harga diri, jadi harus tegas," tandasnya.
"Jika pemerintah menginginkan masa depan anak bangsa berakhlak dan punya integritas tinggi, maka jangan ditunda untuk pemberantasan secara tuntas dengan narkoba," tambahnya.
Sebelumnya, 3 warga China dan 1 WNI ditangkap BNN Jumat malam (13/3) di Jakarta karena memiliki 47 kg sabu. Menurut Kepala Humas BNN Kombes Slamet Pribadi, barang haram tersebut akan dijual di Jakarta. "47 kg sabu itu bisa mematikan ribuan nyawa manusia," ungkapnya. [SuaraIslam]
Menteri Tedjo Akui Sulit Tangkal ISIS?
Menanggapi hal tersebut, Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdjiatno menilai usulan tersebut wajar. Namun dia menilai pelarangan ISIS tidak bisa menjamin berhentinya penyebaran paham-paham radikal di Indonesia.
"Ya itu wajar saja, karena seluruh perwakilan yang ada di tempat kita, menangani masalah ISIS. Tetapi kesulitan juga menangani masalah ini," ujar Tedjo di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2015).
Tedjo mencontohkan negara yang telah melarang paham ISIS, seperti beberapa negara di Eropa dan kawasan Amerika Serikat. Namun tetap saja banyak warganya yang tetap terpengaruh paham tersebut.
"Karena negara lain, seperti Canada yang maju saja kesulitan menangani ISIS, termasuk RRC, dan negara-negara yang ada di Eropa juga seperti itu," kata dia.
Dia menilai, masuknya paham ISIS di Indonesia banyak dipengaruhi anggota ISIS yang telah kembali dari wilayah ISIS ke Indonesia. Orang-orang tersebut mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam persebaran paham ISIS di Indonesia.
"Kalau mereka terpengaruh, dan yang kayak itu kalau mereka kembali ke Indonesia menyebarkan pahamnya, ini akan sangat bahaya," kata Tedjo.
Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Polisi Rikwanto sebelumnya berharap, pemerintah menetapkan ISIS sebagai organisasi terlarang. Hal tersebut perlu dilakukan untuk menangkal berkembangnya paham ISIS di Indonesia.
"Paling tidak ISIS harus ditetapkan dulu sebagai organisasi terlarang,” kata Rikwanto baru-baru ini.
Selasa, 17 Maret 2015
“Tadi Pak wapres juga arahannya supaya istilah instrumen yang sekarang pakai Bahasa Arab semua, mudarabah, wakalah itu bisa di-Indonesiakan. Supaya ini bunyinya adalah ekonomi Islam ala Indonesia bukan ala Timur Tengah,” kata Bambang seperti dilansir oleh Detik.com.
Bambang mengatakan intinya Wapres JK memberikan arahan supaya ekonomi Islam Indonesia berkembang sesuai dengan kondisi di Indonesia, atau tak mengikuti kondisi di Malaysia ataupun Timur Tengah.
Bagaimana tanggapan para netizens—khususnya di fanpage Islampos? Berikut adalah beberapa di antaranya.
Heru Sudah Beruban maaf,mau istilah apapun bank syariah yg ada skrg lebih kejam daripada bank konvesional,mereka cuma mainkan istilah2 arab aja utk gantikan kata “BUNGA” dan ane sdh buktikan itu
Basri Taat Nama aja syariah tp praktek’a tdk ada beda dg konvensional, sistemnya bg hsl tp sblm pinjam duet bgian bank udh ditetntuin per bln hrs byr berapa, yg nma’a bg hsl kn tdk tnt nominal’a brpa tergantung keuntungan, akad mudharabah, murabahah, musyarakah hnya beda nama sja dg Perjajanjian ktedit, pengakuan hutang, dan bank garansi yg ada pada bank konvensional.
Kamila Winaa Arsyah Aduuhh…… segala nama mau diganti……
Knpa sih, bpk wakil presiden ini ngurusin nya hal2 yg bginian…
Biarin aja napeee…
Urusin aja hal yg gede2, kya korupsi, dan hrga harga sembako yg Makin mihil, makin Nyekek rakyat kecil.
Urusin aje rupiah yg trus melemah.
Kepiye toh.
Sang Prabu Gak stju…kalo dibiarin trus ni nanti bsa2 bcaan sholat dsuruh ganti k bhsa. Indonesia jg nh….
Udah tau namanya Syariah hrus ada istilah2 arabnya donk ko suruh ganti?? Udah mulai sekuler ni kakek
Elfiza saya rasa malah tetap dengan istilah arab lebih merangsang umat untuk lebih percaya, mungkin diartikan dalam kurung dg bahasa indonesia
Abdul Wahab Seharusnya wapres,punya pemikiran bagaimana menata bank bank yang bebasis syariah menjadi lebih baik pengelolaannya bukan merubah namanya kan sama saja,jangan dijadikan alasan karena rupiah terus merosot terhadap dollar mau mencari kambing hitam,rupiah melemah karena lemahnya pengawasan pemerintah terhadap keuangan,telah mengakibatkan rendahnya nilai uang hingga mencapai ketidak berdayaan,yang terkorban rakyat menjadi tambah terpuruk,fikirkan rakyat supaya lebih baik pak jk.
Pendekar Parkir Ana yg kerja di syariah gk setuju,kalo bank konvensional menamakanya sesuai indonesia aja,kalo bank syariah/koperasi yg bernaung syariah biarin aja,ngapain ikut2 di rubah,krna akadnya syariah dan konvensional berbeda,ana gk… setuju,krn kt beda sumber ilmu
Iwan Ali Darmawan tetap pada istilah aslinya walaupun kemudian diberi penafsirannya dengan bahasa indonesia. Seperti istilah lain dalam bisnis serta ilmu pengetahuan yang menggunakan bahasa asli (bukan indonesia) maka selain tidak mengaburkan makna dari istilah bahasa ibu (induk) maka itu juga penghargaan terhadap bahasa asal secara konseptual.
Rudhy Setiawan Kalo Ad orang Muslim yang ndak ngerti syari’ah itu nama nya muslim cuma Muslim ikut2an keturunan…yang gini ko’ di permasalahkan…banyak kebutuhan rakyat yg lebih penting utk di urus Kek…
Indrie Utami Rasanya aneh ya klo syariah harus di terjemahkan ke bahasa indonesia, terus klo bahasa indonesianya syariah apa ya ada” aja bank syariah Bank apa?
Selengkapnya bisa dibaca di sini.
Kamis, 12 Maret 2015
Orang Munafik Menjual Agama, Membacot Menyamakan Kafir Pelegal Miras Pemakan Babi Dengan Khalifah Umar bin Khattab, Gak Masuk Akal ?
Di Zaman Era Revolusi Mental,
Kebobrokan sebagian manusia indonesia semakin menjadi jadi.

Orang Munafik Pemilik Akun FB Bernama Bayu Saylendra Menjual Agama Demi Kepentingan Politik, Dia Menyamakan Kafir Pelegal Miras Dan Penghambur Uang Rakyat Di Atas Penderitaan Rakyat Ketika Tahun Baru Dengan Khalifah Umar bin Khatab, Khalifah Umat Islam Yang Di Cintai Nabi Muhammad Saw.
Such activities are common when adzan. Strains of voice calls is actually blown liver conditioning to remind people, especially Muslims to immediately rush to implement Worship Prayer.
Athan as a sign of the time and the call to prayer, is to be forthright and open call and preached to mankind without insulation barrier and very aggressive. Athan as part of the Islamic da'wah different methods with the symbols-symbols of other teachings in its delivery, and even in the propagation of Islam itself, rarely discuss about the existence of Azan in the Islamic Aqeedah.
Surah Al Maidah 58: "And when you call on them to pray, they make material ejeken and games. That is because they are a people who have no understanding ".
news sources from www.tribunjabar.co.id
“Jokowi itu sekuler, hanya memakai Islam untuk kampanye saja dan menaikkan citranya, tetapi kalau urusan negara dilandasi agama Islam dengan Syariat Islam, Jokowi tidak mau, makanya ia menghentikan bantuan untuk MUI,” kata Pimpinan Taruna Muslim, Alfian Tanjung kepada intelijen, Kamis (12/3).
Menurut Alfian, sejak Jokowi menjabat banyak kebijakan yang merugikan umat Islam. “Jokowi lebih suka hura-hura, tetapi kalau menyangkut masalah Islam, ia tidak mendukung,” jelasnya.
Alfian meminta umat Islam melakukan konsolidasi terhadap berbagai kebijakan Jokowi yang merugikan umat Islam.
“Umat Islam lintas partai di DPR harus bersatu untuk menghadapi dan kalau perlu segera menurunkan Jokowi,” paparnya.
Selain itu, ia melihat Jokowi berupaya mengkebiri peran JK yang dianggap berbahaya karena dekat dengan kalangan Islam.
“Luhut yang non Islam dikasih peran lebih, JK yang notabene mantan aktivis HMI dikebiri kewenangannya. Kalau menjabat, Jokowi selalu mengutamakan kalangan non Islam seperti saat jabat di Solo maupun Jakarta,” pungkasnya.
Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan mengakui, lembaganya sudah tidak lagi mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pada tahun anggaran 2015 ini.
“Iya, selama 2015 ini kami tidak dapat lagi (dana dari pemerintah),” kata Amirsyah, Kamis (12/3), seperti dikutip Republika.co.id. Sementara ini, untuk menanggulangi dana operasional MUI, pengurus memberdayakan dana swadaya dari masyarakat serta dana patungan antara kyai-kyai di MUI.
Ia menyebut meskipun MUI tidak lagi mendapat dana dari pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla, MUI tetap mampu menyelenggarakan dua agenda besar. Yaitu acara peringatan tahun baru Hijriyah 1 Muharram pada Oktober tahun lalu di Istora Senayan Jakarta. Yang terbaru, kata Amirsyah, MUI Kongres Umat Islam Indonesia di Yogyakarta pada Februari, lalu.
Red
Mau beli/jual barang dengan harga OK ?? klik disini!!!
Article Tags
Related Posts
MADHONNEWS - Tatkala adzan dikumandangkan, sebagian orang yang mendengarkan dan dengan takdzim menjawab panggilan adzan. Biasanya mereka pun langsung bergegas ke masjid karena mereka tinggal di sekitar masjid, ada pula yang segera meninggalkan pekerjaan lalu mengambil air wudhu serta bergegas ke masjid karena masjid ada di kawasan perkantorannya.
Begitulah aktifitas yang biasa terjadi ketika adzan berkumandang. Alunan suara panggilan penyejuk hati tersebut sejatinya dikumandangkan untuk mengingatkan manusia khususnya umat muslim untuk segera bergegas melaksanakan Ibadah Sholat.
Adzan sebagai tanda waktu maupun panggilan shalat, lebih bersikap terus terang dan terbuka memanggil dan mendakwahkan kepada ummat manusia tanpa sekat pembatas dan sangat agresif. Adzan sebagai bagian dari metode dakwah Islam yang berbeda dengan syiár-syiár ajaran lain dalam penyampaiannya, dan bahkan dalam dakwah Islam sendiri, jarang membahas tentang eksistensi Adzan dalam Aqidah Islam.
Surat Al Maidah 58 : “Dan apabila engkau menyeru mereka untuk shalat, mereka menjadikannya bahan ejeken dan permainan. Yang demikian itu karena mereka benar-benar kaum yang tidak berakal”.
sumber berita dari www.tribunjabar.co.id
MADHONNEWS - Tatkala adzan dikumandangkan, sebagian orang yang mendengarkan dan dengan takdzim menjawab panggilan adzan. Biasanya mereka pun langsung bergegas ke masjid karena mereka tinggal di sekitar masjid, ada pula yang segera meninggalkan pekerjaan lalu mengambil air wudhu serta bergegas ke masjid karena masjid ada di kawasan perkantorannya.
Begitulah aktifitas yang biasa terjadi ketika adzan berkumandang. Alunan suara panggilan penyejuk hati tersebut sejatinya dikumandangkan untuk mengingatkan manusia khususnya umat muslim untuk segera bergegas melaksanakan Ibadah Sholat.
Adzan sebagai tanda waktu maupun panggilan shalat, lebih bersikap terus terang dan terbuka memanggil dan mendakwahkan kepada ummat manusia tanpa sekat pembatas dan sangat agresif. Adzan sebagai bagian dari metode dakwah Islam yang berbeda dengan syiár-syiár ajaran lain dalam penyampaiannya, dan bahkan dalam dakwah Islam sendiri, jarang membahas tentang eksistensi Adzan dalam Aqidah Islam.
Surat Al Maidah 58 : “Dan apabila engkau menyeru mereka untuk shalat, mereka menjadikannya bahan ejeken dan permainan. Yang demikian itu karena mereka benar-benar kaum yang tidak berakal”.
sumber berita dari www.tribunjabar.co.id
Rabu, 11 Maret 2015
intelijen – KH Abdullah Gymnastiar meluapkan perasaan hatinya terkait kondisi Indonesia yang semakin semerawut melalui akun Twitter @aagym.
“Rasanya negeri kita semakin semerawut ya.. sepertinya dari hari ke hari berita makin tak keruan. Sedih dan malu lihat bangsa jadi begini,” tulis @aagym.
Kicauan itu ditulis Aa Gym jelang keberangkatannya ke Oman. “Mohon doa sedang perjalanan menuju Oman..semoga perjalanan ini jadi amal soleh dan manfaat..nuhuun sahabatku semua,” kicau @aagym.
Sebelumnya, Aa Gym berpesan kepada semua pihak untuk bersikap proporsional. “Mari kita bersikap proporsional, jangan dilebih-lebihkan juga jangan dikurangi bila manfaat, segala yang adil akan membawa kebaikan,” tulis @aagym.
Pada Sabtu (07/03), Aa Gym menikahkan putri ketiganya, Ghaitsa Zahira Sofa, dengan seorang ustad bernama Maulana Yusuf di Pondok Pesantren Daarut Tauhid Bandung.
Pernikahan itu menjadi perbincangan hangat, pasalnya, Maulana Yusuf memberikan mahar pernikahan berupa hafalan Al Quran 30 Juz. Maulana melafalkan seluruh ayat dalam kitab suci Al-Quran, sebanyak 30 juz, selama satu hari penuh, sebelum pernikahan.
Selasa, 10 Maret 2015
August 3, 2014
Jumat, 20 Februari 2015
Stiket prayer three times widely circulated.
Inevitably, a small sticker that has been circulating around this week horrendous residents, mainly Muslims in the town of Jombang students.
At the stiket, written Salat 3 Time called Salat Plural. Dhuhr and Asr for example, carried out at midday. Then the Maghrib prayers and Isya'dilakukan at Isha time. Prayer in Islam is called the dijamak.
Controversial, the prayers mentioned plural stickers can be people who are not traveling (Pilgrims). In fact, prayers can be done 3 times for those who work as employees, vendors, farmers and so on.
"It should be done every day, though not gone," wrote sticker.
In the sticker is also written, prayers can be done when a person has to go, is prayer Qoshor.
"That is the unclean clothes, do not stand etc, or condense four cycles into two cycles," wrote the stickers.
This sticker circulation concerns for local communities reap the majority of adherents ahlusunnah wal pilgrims or Nahdlatul Ulama (NU).
Ministry of Religious Affairs (MORA) Jombang district judge, this controversy began harm. According to him, boarding school has made a mistake by distributing stickers to the public.
Therefore, it is dangerous if the sticker readers misinterpret, so it can be misleading to the reader.
Government Responses
MORA head Jombang, Barozi said, MORA some time ago already receives information from the Police Jombang. However, recently admitted Barozi see the stickers after several media come to his office to ask for confirmation.
'' Frankly, two days ago I've contacted the police chief father associated with the sticker. But I had just knowing the sticker shape of these media partners, '' he said on Thursday, February 19th, 2015.
He added that, from the perspective of MORA, what is on the sticker is very vulnerable and can lead to misinterpretation. So normal that ordinary people troubled by the appearance of the sticker.
'' The title is very intriguing, so prone to give rise to misinterpretation, '' he added.
Barozin explained, in the sticker written prayer three times. In terms of the five daily prayers are summarized with the law jurisprudence, which is plural.
"So because there is no adequate explanation, it would appear that the five daily prayers can be done three times only. This is menibulkan controversy, '' he explained.
Stiket salat tiga waktu beredar luas.
Tak urung, stiker berukuran kecil yang sudah beredar sekitar sepekan ini menghebohkan warga, utamanya kaum muslim di kota santri Jombang.
Pada stiket tersebut, tertulis Salat 3 Waktu disebut Salat Jamak. Misalnya Dzuhur dan Ashar, dilakukan pada waktu Dzuhur. Kemudian Salat Magrib dan Isya'dilakukan pada waktu Isya. Dalam Islam disebut salat yang dijamak.
Yang kontroversial, dalam stiker disebutkan salat jamak bisa dilakukan orang yang tidak bepergian (musyafir). Bahkan, salat 3 waktu bisa dilakukan bagi orang yang berprofesi sebagai pekerja, pedagang kaki lima, petani dan sebagainya.
"Boleh dilakukan tiap hari meski tidak pergi," tulis stiker.
Dalam stiker itu juga tertulis, salatnya yang bisa dilakukan saat seseorang harus pergi, adalah salat Qoshor.
"Yaitu dengan baju najis, tidak berdiri dsb, atau menyingkat empat rakaat menjadi dua rakaat,” tulis stiker tersebut.
Peredaran stiker ini menuai keresahan bagi masyarakat setempat yang mayoritas penganut ahlusunnah wal jamaah atau Nahdlatul Ulama (NU).
Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten Jombang menilai, kontroversi ini mulai membahayakan. Menurutnya, ponpes telah melakukan kekeliruan dengan menyebarkan stiker tersebut kepada khalayak umum.
Sebab, hal itu berbahaya apabila pembaca stiker tersebut salah menafsirkan, sehingga dapat menyesatkan bagi si pembaca.
Reaksi Pemerintah
Kepala Kemenag Kabupaten Jombang, Barozi mengatakan, Kemenag beberapa waktu lalu sudah mendapatkan informasi tersebut dari Polres Jombang. Namun, Barozi mengaku baru melihat stiker tersebut setelah beberapa media datang ke kantornya untuk meminta konfirmasi.
’’Terus terang, dua hari lalu saya sudah dihubungi bapak Kapolres terkait dengan stiker itu. Namun saya sendiri baru mengetahui bentuk stikernya dari rekan-rekan media ini,’’ ujarnya, Kamis 19 Februari 2015.
Dia menambahkan, dari perspektif Kemenag, apa yang ada di stiker tersebut memang sangat rentan dan dapat menimbulkan salah penafsiran. Sehingga wajar jika masyarakat awam resah dengan munculnya stiker itu.
’’Judulnya sangat menggelitik, sehingga rawan menimbulkan salah penafsiran,’’ tambahnya.
Barozin menjelaskan, dalam stiker tersebut tertulis salat tiga waktu. Dalam artian adalah salat lima waktu yang diringkas dengan syariat fikih, yakni jamak.
"Jadi karena tidak ada penjelasan yang cukup, maka seakan-akan salat lima waktu itu bisa dilakukan tiga waktu saja. Inilah yang menibulkan kontroversi,’’ jelasnya.
